Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 10 Oktober 2026
Anggaran Bencana 2027 Naik Rp1 Triliun, Kariyasa Desak Mitigasi Diperkuat
BERITABALI.COM, BULELENG.
Anggaran kebencanaan nasional pada 2027 direncanakan meningkat menjadi Rp1 triliun, dari sekitar Rp491 miliar pada 2026. Anggota Komisi VIII DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, meminta kenaikan anggaran tersebut diikuti penguatan mitigasi bencana untuk menekan risiko korban jiwa.
Kariyasa mengatakan, anggaran kebencanaan tidak boleh hanya berfokus pada penanganan darurat setelah bencana terjadi. Pemerintah perlu menyiapkan pendanaan sejak awal untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mengurangi dampak bencana.
“Yang terpenting itu mitigasi. Sehingga betul-betul nanti untuk mencegah korban nyawa itu lebih banyak,” kata Kariyasa, usai menyerahkan bantuan Kementerian Sosial senilai Rp 11 Miliar, bersama Komisi VIII DPR RI, di Lobi Kantor Bupati Buleleng, Jumat (9/10/2026).
Menurut Kariyasa, Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire. Kondisi tersebut menuntut pemerintah menyiapkan anggaran yang memadai, baik untuk penanganan darurat maupun pengurangan risiko bencana.
Ia mengingatkan, keterbatasan anggaran dapat menjadi kendala ketika sejumlah bencana terjadi dalam waktu berdekatan. Dalam situasi tersebut, kecepatan respons menjadi faktor penting untuk menyelamatkan masyarakat terdampak.
“Yang terpenting itu adalah bagaimana kita menyelamatkan nyawa itu. Menyelamatkan nyawa itu ketika respons cepat,” ujarnya.
Kariyasa menjelaskan, pemerintah telah memiliki dana siap pakai untuk memenuhi kebutuhan penanganan darurat. Namun, anggaran mitigasi juga perlu dialokasikan sejak awal agar upaya pencegahan dapat dilakukan sebelum bencana terjadi.
“Jangan sampai anggaran mitigasi itu dikeluarkan ketika bencana. Tapi itu anggaran awal sehingga bisa dipergunakan untuk mencegah, terutama korban-korban nyawa dan perlindungan masyarakat itu sendiri,” katanya.
Ia menyebut anggaran kebencanaan nasional sebelumnya pernah mencapai hampir Rp12 triliun, sebelum turun menjadi sekitar Rp5 triliun. Pada 2026, anggaran tersebut kembali menyusut menjadi sekitar Rp491 miliar.
Sementara itu, anggaran kebencanaan nasional pada 2027 direncanakan meningkat menjadi Rp1 triliun. Meski demikian, rincian penggunaan anggaran dan besaran alokasi yang secara khusus ditujukan untuk mitigasi belum dijelaskan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1802 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 1637 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1627 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1365 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 907 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan