Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dari Pasar Banyuasri hingga Penglipuran, BTN Perluas Kerja Sama di Bali

Sabtu, 10 Oktober 2026, 12:01 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dari Pasar Banyuasri hingga Penglipuran, BTN Perluas Kerja Sama di Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperluas bisnis perbankan berbasis ekosistem di Bali melalui tiga kerja sama strategis yang menyasar industri pariwisata, pasar tradisional, dan desa wisata. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat digitalisasi transaksi, memperluas akses pembiayaan UMKM, serta meningkatkan layanan keuangan bagi masyarakat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan tiga nota kesepahaman di Sanur, Bali, Jumat (9/10/2026). Dua kerja sama melibatkan BTN, PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), dan masing-masing Bali Tourism Board (BTB) serta Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng. Sementara itu, kerja sama lainnya dilakukan BTN bersama Desa Wisata Penglipuran.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi BTN menuju true consumer bank, dengan memperkuat layanan transaksi digital, penghimpunan dana, dan pembiayaan bagi masyarakat serta pelaku usaha.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, sektor pariwisata memiliki dampak ekonomi luas karena berkaitan dengan transportasi, akomodasi, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bali menjadi salah satu pasar strategis untuk pengembangan layanan perbankan yang terintegrasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada triwulan II-2026, ekonomi Bali tumbuh 5,78 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Sektor akomodasi dan makan minum berkontribusi 21,91 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Bali.

“BTN ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai strategic ecosystem partner,” ujar Nixon.

BTN juga memperkuat layanan transaksi digital melalui aplikasi balé by BTN, sekaligus mengembangkan pembiayaan perumahan yang menjadi kompetensi utama perseroan. Melalui strategi tersebut, BTN ingin memperluas layanan kepada pelaku pariwisata, pedagang, pekerja, dan masyarakat di berbagai ekosistem ekonomi.

Digitalisasi Pariwisata dan Pungutan Wisatawan Asing

Dalam pengembangan layanan digital, BTN menggandeng MKP yang memiliki pengalaman membangun sistem teknologi untuk industri pariwisata. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung sistem pembayaran, pengelolaan transaksi, dan integrasi layanan perbankan pada ekosistem BTB serta Perumda Pasar Buleleng.

CEO & Co-Founder PT Mitra Kasih Perkasa Nicholas Anggada mengatakan, pengalaman MKP dalam membangun sistem digital antara lain mencakup sistem manifest penumpang yang melayani lebih dari tiga juta penumpang setiap tahun secara nasional.

“Teknologi harus menyesuaikan diri dengan masyarakat, bukan sebaliknya. Karena bagi kami, digitalisasi bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi menjadi mitra dalam menjawab kebutuhan setiap ekosistem. Bersama Desa Penglipuran, Perumda Pasar Argha Nayottama, dan BTB, MKP dengan bangga menjadi mitra strategis BTN dalam mendukung pelaku usaha, dan tetap menjaga nilai lokal agar seluruh ekosistem dapat tumbuh dan naik kelas bersama,” ujar Nicholas.

Melalui kerja sama dengan BTB dan MKP, BTN berpeluang memperluas layanan perbankan kepada pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam sembilan asosiasi di Bali. Kolaborasi tersebut mencakup penjajakan digitalisasi pembayaran Pungutan Wisatawan Asing (PWA) serta pengembangan aplikasi digital bagi ekosistem koperasi BTB, termasuk layanan pembayaran dan promosi destinasi wisata.

Ketua Bali Tourism Board Ida Bagus Agung Partha Adnyana menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, pengembangan pariwisata Bali perlu memperhatikan kualitas pengalaman wisatawan sekaligus manfaat ekonomi yang diterima masyarakat.

“Kita tidak bisa melihat hanya dari jumlah kunjungan lagi, tetapi juga dari kualitas pengalaman wisatawan, peningkatan nilai ekonomi, pelestarian budaya dan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pasar Banyuasri Jadi Sasaran Awal Digitalisasi

Di sektor perdagangan, BTN bersama Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng dan MKP akan mengembangkan digitalisasi transaksi pasar rakyat, dengan Pasar Banyuasri sebagai lokasi awal.

Kerja sama tersebut mencakup pembayaran digital bagi pedagang, pengelolaan transaksi parkir dan retribusi, serta perluasan akses layanan perbankan. Digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan pasar sekaligus mempermudah transaksi bagi pedagang dan pengunjung.

Direktur Utama Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng I Ketut Mas Angarta Tenaya mengatakan, penggunaan teknologi digital telah memberikan manfaat dalam pengelolaan pasar, termasuk melalui penerapan sistem parkir elektronik.

“Kalau kita digitalisasi dalam pengelolaan pasar, banyak sekali manfaat positif yang kami terima,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama dengan BTN dan MKP dapat diperluas untuk meningkatkan digitalisasi serta kualitas layanan di pasar-pasar lain yang dikelola Perumda.

Penglipuran Perkuat Layanan UMKM dan Wisata Berkelanjutan

Selain pariwisata dan pasar rakyat, BTN menjalin kerja sama dengan Desa Wisata Penglipuran untuk memperkuat layanan perbankan, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan kawasan wisata berkelanjutan.

Desa wisata di Kabupaten Bangli tersebut memiliki potensi sekitar 100 UMKM dan 50 guest house yang dapat memanfaatkan layanan transaksi digital serta akses pembiayaan BTN.

Kolaborasi juga mencakup dukungan penataan dan penguatan identitas UMKM, pengembangan sarana dan prasarana, serta inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG), dengan tetap memperhatikan karakter budaya dan nilai masyarakat adat.

Kelian Adat Penglipuran I Wayan Budiarta, S.Pd., menjelaskan bahwa pengelolaan pariwisata di desanya menggunakan pendekatan berbasis masyarakat atau community-based tourism. Dalam konsep ini, masyarakat adat menjadi pemilik sekaligus pihak yang menentukan arah pengembangan desa wisata.

“Kami tidak bisa berkembang dan maju sendiri. Kami butuh dukungan semua pihak yang punya kepentingan dan punya visi dan misi untuk memajukan pariwisata di Bali,” ujar Budiarta.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan wisata dan pemberdayaan masyarakat, termasuk melalui pengembangan sistem reservasi daring serta perluasan jaringan pemasaran destinasi.

Kinerja BTN Denpasar Tumbuh pada 2026

Ekspansi bisnis BTN di Bali didukung kinerja Kantor Cabang Denpasar. Hingga September 2026, BTN KC Denpasar mencatat aset sebesar Rp3,66 triliun, meningkat 3 persen dibandingkan Juni 2026. Laba kantor cabang tersebut mencapai Rp143,59 miliar atau tumbuh 42 persen dalam periode yang sama.

Dari sisi layanan digital, BTN KC Denpasar telah memiliki sekitar 3.400 merchant kerja sama dan 82.826 nasabah aktif. Aktivasi aplikasi balé by BTN juga meningkat 10 persen, dari 32.113 pada Juni menjadi 35.370 pada September 2026.

Melalui tiga kerja sama strategis tersebut, BTN membidik peningkatan transaksi digital, penghimpunan dana murah, serta perluasan pembiayaan bagi UMKM dan pelaku usaha di Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami