Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jambret Kalung Emas di Padangsambian Gagal, Korban Terjatuh

Minggu, 11 Oktober 2026, 21:02 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jambret Kalung Emas di Padangsambian Gagal, Korban Terjatuh.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi penjambretan terhadap seorang perempuan berusia 56 tahun di Jalan Gunung Andakasa, Gang Mawar, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, Bali, viral di media sosial. Pelaku yang mengenakan jaket ojek online (ojol) gagal membawa kabur kalung emas milik korban setelah mendapat perlawanan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026, sekitar pukul 06.00 WITA. Korban bernama Ni Gusti Sayu PS (56), warga Banjar Tegalantang Klod, Desa Padangsambian Klod, Denpasar Barat.

Aksi pelaku terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, korban terlihat berjalan kaki seorang diri menuju rumah menantunya di Gang Mawar.

Saat korban melintas, seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan jaket ojol datang dari arah belakang. Pelaku kemudian menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban hingga perempuan tersebut terkejut dan terjatuh.

Korban berusaha mempertahankan kalungnya. Aksi tarik-menarik pun terjadi ketika korban berteriak meminta pertolongan warga.

"Sempat terjadi tarik menarik kalung emas antara pelaku dan korban. Korban juga berteriak jambret guna meminta bantuan warga setempat," ucap Iptu Gede Adhi.

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan untuk membantu. Melihat warga mulai mendekat, pelaku melarikan diri ke arah timur tanpa berhasil membawa kalung emas tersebut.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet pada siku kanan dan lutut kiri. Meski perhiasannya berhasil dipertahankan, korban mengalami dampak psikologis setelah menjadi sasaran penjambretan.

"Meski kalung emas berhasil diselamatkan, tapi korban mengalami trauma psikis," ungkapnya.

Iptu Gede Adhi mengatakan korban belum membuat laporan resmi ke polisi. Meski demikian, personel Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat tetap menindaklanjuti rekaman video penjambretan yang viral tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan unsur pecalang setempat.

Menyusul kejadian itu, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya perempuan dan lanjut usia (lansia), agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari penggunaan perhiasan mencolok ketika bepergian guna mengurangi risiko menjadi sasaran kejahatan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami