Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Keliling Tiga SPBU, Warga Tajun Buleleng Terjebak Antrean BBM Dua Jam

Selasa, 13 Oktober 2026, 12:11 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Keliling Tiga SPBU, Warga Tajun Buleleng Terjebak Antrean BBM Dua Jam.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Antrean kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (13/10) pagi. Warga mengaku harus mengantre hingga dua jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Salah satunya Suwanda (61), warga Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Ia mengaku sudah mengantre sejak pukul 07.00 Wita di SPBU Gajah Mada, Kecamatan Buleleng, untuk mengisi Pertalite bagi mobil pikap yang digunakan berbelanja sembako di pasar.

“Saya sudah dua jam ngantre, dari jam 7 pagi. Saya sudah tiga SPBU saya singgahi, dari SPBU di Kubutambahan, Sangsit, sampai Penarukan, kondisinya sama. Terjadi antrean panjang,” keluh Suwanda.

Suwanda mengatakan dirinya sudah mengetahui adanya antrean BBM di sejumlah SPBU di Bali. Ia sempat berharap kondisi kembali normal pada Selasa (13/10). Namun, saat mendatangi SPBU di wilayah Kota Singaraja, antrean kendaraan masih terjadi.

Untuk mengantisipasi kehabisan bahan bakar di perjalanan, Suwanda bahkan membawa sebotol bensin dari rumah.

"Takut mogok, jadi saya bawa bensin satu botol dari rumah karena bensin di mobil sudah kering sekali. Sementara saya harus belanja sembako ke Pasar Anyar, untuk dijual di rumah," ungkapnya.

Keluhan serupa disampaikan Nengah, warga Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng. Ia mengaku harus mengantre selama satu jam di SPBU Gajah Mada untuk mendapatkan BBM yang dibutuhkan guna menunjang mobilitas sehari-hari.

Pengurus SPBU Gajah Mada, Wayan Suantara, menjelaskan antrean terjadi di tengah terbatasnya pasokan Pertalite yang diterima dari Depo Manggis, Karangasem.

Menurut Suantara, kebutuhan normal SPBU Gajah Mada mencapai sekitar 16 kiloliter Pertalite per hari. Namun, dalam dua hari terakhir, pasokan yang diterima hanya 8 kiloliter per hari.

“Saya sudah melakukan pemesanan setiap hari sebanyak 16 kiloliter, tapi yang datang hanya 8 kiloliter. Kelangkaan terjadi sejak dua hari yang lalu,” jelas Suantara.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami