Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PMI Buleleng Meninggal di Mesir, Jenazah Diaben di Penglatan

Selasa, 13 Oktober 2026, 17:28 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/PMI Buleleng Meninggal di Mesir, Jenazah Diaben di Penglatan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, Kadek Wendy Damayanti (23), meninggal dunia di Mesir setelah mengalami sakit. Jenazahnya telah dipulangkan ke Bali dan menjalani prosesi upacara ngaben di kampung halaman pada Selasa (13/10/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Buleleng, Putu Arimbawa, mengatakan Wendy sebelumnya bekerja sebagai terapis spa di Hotel Rixos Radamis Sharm el Sheikh, Mesir. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (6/10/2026), setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang diterima, Wendy meninggal dunia dengan diagnosis dehidrasi berat yang menyebabkan syok hipovolemik. Kondisi tersebut mengakibatkan jantung tidak mampu memompa darah dan oksigen secara normal ke seluruh organ vital.

Jenazah Wendy kemudian dipulangkan ke Bali dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (10/10/2026) menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK66.

"Jenazahnya sudah kami jemput di bandara, dan dibawa ke rumah duka di Desa Penglatan," terang Arimbawa.

Arimbawa menjelaskan, Wendy telah dua kali berangkat ke Mesir untuk bekerja. Pada keberangkatan pertama, ia bekerja secara ilegal. Wendy kemudian sempat pulang ke Bali setelah mendapat libur dari perusahaan tempatnya bekerja.

Pada keberangkatan kedua pada Agustus 2026, masa kontrak kerjanya disebut telah berakhir. Kondisi tersebut menyebabkan namanya tidak tercatat dalam sistem pendataan pekerja migran saat meninggal dunia.

"Jadi awalnya dia berangkat secara ilegal. Setelah berangkat kedua, kontrak kerjanya sudah berakhir. Jadi saat dia meninggal dunia, namanya tidak tercatat dalam sistem," jelasnya.

Arimbawa menambahkan, biaya perawatan dan pemulangan jenazah Wendy ditanggung perusahaan tempat almarhum bekerja. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Buleleng turut memfasilitasi penjemputan jenazah dari bandara menuju rumah duka di Desa Penglatan.

"Jenazahnya hari ini diaben, di Setra Desa Adat Penglatan," tandas Arimbawa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami