Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Awasi 21 SPBU di Buleleng, Waspadai Bensin Eceran Mahal

Rabu, 14 Oktober 2026, 19:26 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polisi Awasi 21 SPBU di Buleleng, Waspadai Bensin Eceran Mahal.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Polres Buleleng memperketat pengawasan terhadap 21 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di tengah antrean kendaraan yang masih terjadi. Kepolisian juga menyoroti penjualan bensin eceran dengan harga tinggi dan mengingatkan masyarakat agar berhati-hati membeli BBM di luar SPBU.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan pengawasan dilakukan bersama tim gabungan dari TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng. Personel diterjunkan untuk mengatur antrean kendaraan, terutama di akses masuk dan keluar SPBU.

Menurut Ruzi, kepadatan antrean paling terasa di kawasan perkotaan Singaraja karena tingginya aktivitas masyarakat. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mencegah antrean kendaraan meluber ke jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas.

Terkait ketersediaan bahan bakar minyak, Ruzi meminta masyarakat tidak panik. Polres Buleleng terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memantau stok dan kelancaran distribusi BBM di wilayah Buleleng.

“Kami melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan Pertamina terkait stok BBM. Masyarakat tidak perlu panik karena stok masih ada dan distribusi sudah berjalan. Sekarang tinggal pemulihan saja,” ujarnya, Rabu (14/10).

Di tengah antrean BBM, kepolisian juga menyoroti penjualan bensin eceran dengan harga tinggi. Pengawasan terhadap pedagang eceran akan dilakukan agar praktik penjualan tidak merugikan masyarakat.

Ruzi mengingatkan warga agar berhati-hati membeli bensin di luar SPBU karena kualitas dan kemurniannya belum terjamin. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi jual beli bensin yang beredar di media sosial sebelum dipastikan kebenarannya.

“Kami akan melakukan pengawasan terhadap pedagang eceran. Masyarakat juga kami imbau agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya,” katanya.

Ruzi menegaskan, pembelian BBM menggunakan jeriken di SPBU tidak diperbolehkan. Polres Buleleng akan terus melakukan pengawasan untuk menjaga kelancaran antrean dan memastikan masyarakat tidak dirugikan di tengah kondisi antrean BBM.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami