Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antrean BBM, Badung Terapkan Sekolah Daring 3 Hari

Rabu, 14 Oktober 2026, 23:09 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Beritabali.com/Antrean BBM, Badung Terapkan Sekolah Daring 3 Hari.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Kabupaten Badung menerapkan pembelajaran daring bagi siswa PAUD, SD, hingga SMP selama tiga hari, mulai Kamis (15/10/2026) hingga Sabtu (17/10/2026). Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi gangguan kegiatan belajar akibat antrean panjang dan keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana, mengatakan kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Badung.

"Daring berlaku tiga hari untuk seluruh PAUD, SD, dan SMP di Badung. Sekolah silakan siapkan platform atau sarana komunikasi yang mudah diakses siswa," jelas I Gusti Made Dwipayana, Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, teknis pelaksanaan pembelajaran daring diserahkan kepada masing-masing kepala sekolah dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan satuan pendidikan. Pengaturan tersebut mencakup jadwal belajar, metode pembelajaran, pemberian tugas, hingga sistem evaluasi siswa.

"Kepala sekolah yang atur teknisnya sesuai kondisi sekolah. Kalau ada kendala akses hingga daring tak efektif, segera koordinasi dengan dinas untuk cari jalan keluar," jelasnya.

Selain siswa, kebijakan penyesuaian kegiatan juga berlaku bagi guru dan tenaga kependidikan. Administrasi serta tugas kedinasan yang memungkinkan untuk dikerjakan dari rumah dapat dilaksanakan melalui skema work from home (WFH).

"Pegawai dan guru yang bisa kerja dari rumah dipersilakan WFH tanpa mengurangi target kinerja. Kebijakan ini harus disosialisasikan secara jelas ke guru, siswa, dan orang tua," katanya.

Dwipayana menegaskan, kebijakan pembelajaran daring dan WFH tersebut bersifat sementara. Pelaksanaannya akan dievaluasi secara berkala dengan tetap mengutamakan tanggung jawab seluruh pihak terhadap proses pendidikan.

"Skema ini cuma sementara sampai kondisi BBM kembali normal. Kami minta semua pihak tetap bertugas dengan bertanggung jawab," sebutnya.

Sebelumnya, Disdikpora Badung telah menerbitkan surat edaran yang meminta sekolah mengantisipasi potensi gangguan mobilitas akibat antrean panjang BBM yang terjadi sejak Senin (12/10/2026).

Pada tahap awal, sekolah masih diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka sembari mendata siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang terdampak kendala mobilitas. Namun, setelah mempertimbangkan perkembangan situasi, Pemkab Badung menetapkan pembelajaran daring selama tiga hari sekaligus memberikan keleluasaan WFH bagi guru dan tenaga kependidikan yang tugasnya memungkinkan dilakukan dari rumah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami