Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Kapal Cinta Natomas di Celukan Bawang Bersiap Masuk Tahap Penghapusan Aset
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pembersihan kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Cinta Natomas di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali, telah mencapai lebih dari 70 persen. PT Pertamina EP Zona 11 menargetkan pembersihan kapal berusia 54 tahun tersebut rampung pada pertengahan November 2026.
General Manager PT Pertamina EP Zona 11, Zulfikar Akbar, mengatakan sembilan dari total 13 kompartemen tangki kapal telah dibersihkan. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap sejak 2025 dengan mengutamakan keselamatan pekerja dan perlindungan lingkungan.
“Sekarang sudah lebih dari 70 persen. Kami berharap pertengahan November pembersihan sudah selesai,” ujar Zulfikar ditemui Rabu (14/10) malam.
Ia menjelaskan, sisa minyak yang mengendap di dalam tangki atau residu diangkat dan ditangani sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Limbah tersebut kemudian dibawa ke fasilitas pengolahan berizin di Mojokerto, Jawa Timur.
Untuk mengantisipasi kemungkinan tumpahan minyak selama proses pembersihan, Pertamina memasang oil boom atau penghalang minyak di sekitar kapal. Zulfikar memastikan hingga saat ini tidak ditemukan minyak yang keluar dari kapal selama kegiatan pembersihan berlangsung.
Terkait posisi kapal yang terkadang terlihat miring, Zulfikar menjelaskan kondisi tersebut merupakan bagian dari proses pembersihan. Posisi kapal disesuaikan agar residu minyak terkumpul dan lebih mudah diangkat dari setiap kompartemen tangki.
Setelah pembersihan selesai, FSO Cinta Natomas akan memasuki tahapan penghapusan aset dan pelelangan. Saat ini, pemeriksaan fisik dan penilaian aset dilakukan bersama SKK Migas, PPBMN Kementerian ESDM, KPKNL Kementerian Keuangan, serta pihak terkait untuk menentukan nilai wajar aset tersebut.
Hasil penilaian akan menjadi dasar pengajuan persetujuan penghapusan aset dan pelelangan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Tahun depan mudah-mudahan kapalnya sudah dalam proses pengajuan penghapusan aset ke Kementerian Keuangan. Sehingga setelah ada persetujuan, kementerian akan tenderkan, untuk kemudian kami lakukan penghapusan aset," terangnya.
FSO Cinta Natomas merupakan kapal buatan 1972 yang pernah beroperasi di perairan Tuban, Jawa Timur, pada 2006 hingga 2018. Kapal tersebut memiliki kapasitas tampung lebih dari satu juta barel minyak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4381 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2048 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1919 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1578 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1416 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan