Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BBM Langka, Denpasar Prioritaskan Ambulans dan Damkar

Kamis, 15 Oktober 2026, 18:38 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/ BBM Langka, Denpasar Prioritaskan Ambulans dan Damkar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Kota Denpasar memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan kegawatdaruratan dan armada pelayanan publik di tengah kelangkaan BBM yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan pemerintah kota memberikan perhatian khusus terhadap pasokan BBM untuk ambulans, mobil pemadam kebakaran (damkar), serta truk pengangkut sampah. Langkah ini dilakukan agar pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan di tengah antrean BBM yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda hingga Kamis (15/10/2026).

Menurut Arya Wibawa, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara telah menugaskan jajaran terkait sejak malam sebelumnya untuk mengecek kondisi stok BBM, terutama bagi kendaraan yang menunjang pelayanan masyarakat.

“Sudah kita lakukan pendataan ambulans-ambulans kita yang melayani kegawatdaruratan di Denpasar. Jaminan keamanan stoknya itu harus dijaga,” ujar Arya Wibawa.

Ia menegaskan, ketersediaan BBM bagi armada darurat menjadi prioritas agar petugas dapat merespons laporan masyarakat secara cepat, baik dalam penanganan kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

“Jangan sampai hanya gara-gara kehabisan BBM, kita tidak bisa melayani kegawatdaruratan atau bencana yang ada di Kota Denpasar,” tegasnya.

Selain ambulans dan mobil pemadam kebakaran, Pemkot Denpasar juga memastikan kebutuhan BBM untuk truk pengangkut sampah. Pasokan bahan bakar bagi armada tersebut penting untuk menjaga kelancaran pengangkutan sampah dan kebersihan lingkungan kota.

Pemkot Denpasar Terapkan WFH dan Pembelajaran Daring

Di tengah kelangkaan BBM, Pemkot Denpasar menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada 15–17 Oktober 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran yang diterbitkan Sekretaris Daerah Kota Denpasar.

Pengurangan mobilitas juga dilakukan melalui penerapan pembelajaran daring bagi siswa sekolah. Arya Wibawa menjelaskan, kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mobilitas masyarakat sehingga konsumsi BBM dapat ditekan selama antrean di SPBU masih terjadi.

Pemkot Denpasar menegaskan, pasokan BBM untuk kendaraan yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan pelayanan dasar harus tetap terjaga. Dengan demikian, penanganan kondisi darurat, pemadaman kebakaran, dan pengangkutan sampah di Kota Denpasar diharapkan tetap berjalan selama kelangkaan BBM berlangsung.
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami