Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Rutin Cuci Darah, Warga Gianyar Bersyukur Ditanggung JKN
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membantu I Gusti Nyoman Suartana, warga Kabupaten Gianyar, Bali, menjalani pengobatan gagal ginjal yang mengharuskannya melakukan cuci darah atau hemodialisis dua kali seminggu.
Sebagai peserta JKN Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemerintah Daerah, Suartana merasakan manfaat jaminan kesehatan tersebut dalam memenuhi kebutuhan pengobatan rutin. Baginya, kepastian pembiayaan pelayanan kesehatan memberikan ketenangan di tengah perjuangan menghadapi penyakit kronis.
“Entah dari mana saya harus mencari biaya untuk cuci darah jika tidak ada Program JKN. Saya sangat bersyukur karena ada program ini yang membantu pengobatan saya. Doa dan harapan saya semoga Program JKN terus berkesinambungan agar dapat membantu pengobatan saya dan peserta lainnya yang membutuhkan,” ungkap Suartana.
Ia menyadari bahwa penyakit yang membutuhkan perawatan jangka panjang dapat menimbulkan beban finansial besar apabila tidak memiliki perlindungan kesehatan. Karena itu, pengalaman menjalani pengobatan membuatnya semakin memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan.
“Dari pengalaman saya menggunakan JKN ketika berobat, saya semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan karena sakit bisa datang kapan saja. Dengan menjadi peserta JKN, saya merasa sangat terbantu karena dapat mengurangi beban finansial ketika sakit, terlebih bagi saya yang harus rutin menjalani cuci darah,” tuturnya.
Bagi Suartana, Program JKN bukan sekadar jaminan kesehatan, melainkan juga bentuk kepedulian dan gotong royong yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap program tersebut terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan.
“Hanya terima kasih yang bisa saya sampaikan untuk Program JKN. Semoga kebaikan menyertai setiap orang yang telah turut berpartisipasi dalam menjaga keberlangsungan program ini,” tambahnya.
Melalui Program JKN, peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis dan ketentuan yang berlaku, termasuk pelayanan hemodialisis bagi pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah secara rutin.
Prinsip gotong royong menjadi salah satu fondasi penyelenggaraan Program JKN. Iuran yang dibayarkan sesuai ketentuan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan program dan memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat.
Mobile JKN hingga PANDAWA Permudah Akses Layanan
Selain menjamin akses pelayanan kesehatan sesuai ketentuan, BPJS Kesehatan menyediakan berbagai layanan digital untuk mempermudah peserta mengakses informasi dan mengurus administrasi kepesertaan.
Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN yang menyediakan sejumlah fitur, antara lain informasi kepesertaan, pendaftaran antrean daring, konsultasi dengan dokter, perubahan data peserta, skrining riwayat kesehatan, informasi iuran, pengaduan layanan, hingga informasi ketersediaan tempat tidur.
Peserta juga dapat memanfaatkan layanan Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165 serta BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk memperoleh informasi dan mengakses layanan sesuai kebutuhan.
Editor: Redaksi
Reporter: BPJS Klungkung
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4391 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2056 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1929 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1585 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan