Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Dua Kebakaran di Kintamani, Rumah Warga dan 20 Are Hutan Hangus
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pada Sabtu (17/10/2026). Kebakaran pertama menghanguskan rumah permanen milik warga di Desa Subaya dengan kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.
Sementara itu, kebakaran kedua melanda kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang hingga membakar sekitar 20 are lahan hutan.
Kebakaran rumah terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Rumah milik I Wayan Arnaya, 32, seorang petani, terbakar saat dirinya bersama sang istri sedang bekerja di rumah warga lain.
Arnaya mengetahui kejadian tersebut setelah menerima telepon dari seorang warga. Ketika tiba di rumah, api sudah membakar bangunan beserta sejumlah barang di dalamnya.
Warga sekitar berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan air dan peralatan seadanya. Namun, bangunan rumah beserta isinya, termasuk dokumen penting, tidak berhasil diselamatkan.
Berdasarkan laporan kepolisian, kebakaran diduga dipicu kelalaian karena api tungku yang digunakan untuk memasak tidak dipadamkan sebelum ditinggalkan bekerja.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi akibat kebakaran rumah di Desa Subaya diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kebakaran Hutan Gunung Batur Hanguskan 20 Are
Kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 20.30 Wita di Blok Seked, kawasan konservasi TWA Gunung Batur Bukit Payang, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani.
Api pertama kali terlihat membakar semak belukar kering di tepi jalan menuju Pura Likus Seked. Kobaran api kemudian merambat dan membakar semak serta pepohonan di kawasan hutan konservasi tersebut.
Warga bersama petugas KPHK Kintamani, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bangli segera melakukan upaya pemadaman.
Setelah sekitar satu setengah jam penanganan, api berhasil dikendalikan pada pukul 22.00 Wita.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 20 are atau 2.000 meter persegi kawasan hutan konservasi dilaporkan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Penyebab kebakaran hutan masih berupa dugaan. Berdasarkan laporan awal, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar semak belukar kering.
Kedua peristiwa kebakaran di Kintamani tersebut terjadi pada hari yang sama, dengan dugaan penyebab berbeda. Kebakaran rumah diduga berkaitan dengan tungku memasak yang belum dipadamkan, sedangkan kebakaran hutan diduga dipicu puntung rokok di area vegetasi kering.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4488 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2112 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2031 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1646 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan