Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Koster: Stok BBM Bali Aman 12 Hari, Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026, 15:46 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Koster: Stok BBM Bali Aman 12 Hari, Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Provinsi Bali memastikan pelayanan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Bali kembali berjalan lancar setelah sempat mengalami gangguan selama beberapa hari. 

Berdasarkan hasil koordinasi pemerintah dan Pertamina, stok BBM dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat untuk 11–12 hari ke depan. Kelancaran distribusi tersebut dicapai melalui penanganan terpadu dan sinergi lintas instansi, melibatkan Pemprov Bali, PT Pertamina, Kodam, dan Polda Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi peninjauan langsung jajaran kementerian untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar. Sejumlah langkah dilakukan, termasuk penyesuaian aktivitas masyarakat melalui kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH), pembelajaran daring, dan pengaturan kendaraan menggunakan sistem ganjil-genap di SPBU.

"Saya membantu Pertamina sepenuhnya bersama Bapak Pangdam dan Bapak Kapolda dengan memberlakukan kebijakan work from home, belajar daring, serta pengaturan ke SPBU dengan sistem ganjil-genap yang ternyata sangat efektif," ujar Wayan Koster usai rapat bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Senin (19/10/2026), di Depo Sanggaran, Denpasar.

Antrean SPBU Bali Mulai Normal

Penerapan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM dinilai efektif mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah SPBU. Penyaluran BBM kini terpantau lancar, sementara antrean panjang mulai berkurang.

Antrean kendaraan di sejumlah lokasi juga dilaporkan kembali normal dan berada di dalam area terminal SPBU, sehingga tidak lagi menimbulkan kepadatan seperti saat gangguan distribusi terjadi.

Dari hasil rapat koordinasi tersebut, ketersediaan stok BBM di Bali dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 11–12 hari ke depan. Pemerintah dan Pertamina juga akan terus meningkatkan cadangan pasokan untuk menjaga kelancaran distribusi.

"Satu hal yang paling utama adalah memastikan stoknya tersedia. Pak Menteri memberikan arahan bahwa stok cukup sampai 11 hingga 12 hari ke depan dan bahkan akan ditingkatkan lagi," tegasnya.

Ganjil-Genap SPBU Bali Diperpanjang hingga 23 Oktober

Meski distribusi BBM mulai kembali normal, Pemprov Bali memutuskan memperpanjang penerapan sistem ganjil-genap di SPBU untuk menjaga kelancaran pelayanan dan mengantisipasi lonjakan antrean.

Kebijakan yang semula berakhir pada Senin (19/10/2026) diperpanjang mulai Selasa (20/10/2026) hingga Jumat (23/10/2026). Evaluasi berkala akan dilakukan apabila kondisi membaik lebih cepat.

Koster menekankan pentingnya menjaga stabilitas aktivitas masyarakat sekaligus kenyamanan Bali sebagai destinasi wisata internasional yang mendapat perhatian dunia.

"Apa yang terjadi di Bali langsung mendunia. Oleh karena itu, kita perlu memahami bersama agar menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan produktif bagi Bali dan Indonesia," tutup Koster.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jun



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami