Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi Terlibat Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026, 23:39 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Setpres/Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi Terlibat Karhutla.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan keterlibatan manusia dan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Pemerintah juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar hukum, termasuk mencabut izin usaha.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) bertajuk 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Presiden meminta kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Kehutanan, TNI, dan unsur intelijen bekerja sama menyelidiki dugaan kesengajaan dalam peristiwa karhutla.

“Saya minta kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Kehutanan, dibantu TNI, dibantu intelijen untuk selidiki karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab. Rakyat juga menangkap berbagai oknum yang sengaja membakar, yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan,” ujar Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Prabowo menyoroti hasil penyelidikan di lapangan yang menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak semata-mata disebabkan faktor alam. Dugaan campur tangan manusia dan tanggung jawab korporasi, menurut Presiden, juga harus ditelusuri.

“Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita. Kita tidak boleh menganggap ini remeh, kita akan sekarang masif menangani itu, tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas dan kali ini maaf, kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja,” imbuh Kepala Negara.

Presiden menegaskan, proses penegakan hukum harus didasarkan pada bukti yang jelas dan pemeriksaan yang cermat. Perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan akan dikenai tindakan sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar. Bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan,” ungkap Presiden Prabowo.

Prabowo tekankan persatuan nasional

Selain penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan, Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan. Ia mengingatkan bahwa Indonesia telah melewati beragam pemberontakan, kerusuhan, upaya adu domba, dan tekanan, tetapi tetap mampu mempertahankan keutuhan nasional.

“Rakyat kita semakin pandai, pemimpin-pemimpin kita di ujungnya akan menjaga persatuan dan itulah yang sekarang saya jalankan, politik saya adalah politik persatuan nasional, saya ingin merangkul semua kekuatan. Marilah kita tanamkan perbedaan-perbedaan kita, marilah kita bersatu untuk kepentingan yang besar, kepentingan rakyat Indonesia hidup sejahtera,” ucap Kepala Negara.

Prabowo juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kehidupan yang damai, saling menghormati, dan berlandaskan Pancasila. Keberagaman agama, suku, bahasa, adat istiadat, serta budaya disebut sebagai kekayaan nasional yang harus dijaga bersama.

“Rakyat Indonesia hidup damai, rakyat Indonesia hidup dalam suasana Pancasila, suasana saling menghormati, saling mendukung, saling mengasihi. Kita berbeda agama, mari kita jaga semua agama. Kita berbeda suku, mari kita menjaga semua suku, kita hormati semua suku. Berbeda bahasa daerah, kita jaga semua adat, semua budaya daerah. Perbedaan adalah kekayaan, menghormati adalah mulia,” pungkas Presiden Prabowo.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Gerindra Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami