Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




KPU Buleleng Beri Pendidikan Pemilih Inklusif di SLB Negeri 1

Kamis, 22 Oktober 2026, 18:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/KPU Buleleng Beri Pendidikan Pemilih Inklusif di SLB Negeri 1.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng memberikan pendidikan pemilih kepada peserta didik SLB Negeri 1 Buleleng, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman penyandang disabilitas mengenai demokrasi, pemilu, serta hak politik yang setara bagi seluruh warga negara.

Pendidikan pemilih tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pemilu yang inklusif.

Dalam pelaksanaannya, KPU Buleleng menggunakan metode pembelajaran interaktif agar materi kepemiluan lebih mudah dipahami peserta didik. Lima hari sebelum sosialisasi, pihak sekolah terlebih dahulu diberikan video edukasi mengenai pemilu yang disampaikan dengan bahasa sederhana.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan melalui sesi tanya jawab pada hari pelaksanaan. Peserta didik diajak mengingat kembali materi yang telah dipelajari sekaligus berinteraksi langsung untuk memperkuat pemahaman mengenai pemilu dan hak pilih.

Arya menjelaskan, pendidikan pemilih ini bertujuan menegaskan bahwa pemilu merupakan hak seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Peserta didik juga didorong untuk percaya diri dan berpartisipasi dalam demokrasi dengan memilih pemimpin yang mampu mewakili serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Pendidikan pemilih yang inklusif perlu melibatkan lingkungan terdekat penyandang disabilitas,” katanya.

Kepala SLB Negeri 1 Buleleng, Made Winarsa, mengapresiasi KPU dan Kesbangpol Buleleng atas pelaksanaan pendidikan pemilih tersebut. Ia berharap materi yang diberikan dapat dipahami dengan baik dan bermanfaat bagi peserta didik.

“Kami berharap materi yang diberikan dapat dipahami dengan baik dan bermanfaat bagi peserta didik,” ujar Made Winarsa.

SLB Negeri 1 Buleleng saat ini memiliki 174 peserta didik dengan beragam disabilitas. Dalam proses pembelajaran, sekolah menyesuaikan metode komunikasi dengan kebutuhan siswa, termasuk menggunakan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) untuk mendukung penyampaian informasi kepada peserta didik tunarungu.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta didik secara langsung. Salah satu siswa yang dapat berbicara turut membantu menjelaskan materi kepada temannya yang merupakan penyandang tunarungu.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami