Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 23 Oktober 2026
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekelompok orang yang diduga berjumlah 19 orang menyerang dan merusak mess Eks Sentral Cargo di Jalan Tukad Badung, Panjer, Denpasar Selatan, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.
Dalam penyerangan tersebut, empat pemuda mengalami luka-luka, sementara bangunan mess dan sejumlah barang mengalami kerusakan.
Para pelaku dilaporkan membawa tongkat bisbol, balok kayu, dan besi panjang. Mereka diduga menyerang penghuni mess yang sedang tertidur sebelum melarikan diri. Hingga Kamis (22/10/2026), belum ada informasi mengenai pelaku yang berhasil ditangkap.
Empat korban yang mengalami luka-luka telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan. Mereka adalah Michael Harbianto Diasz (27), Marchel Ray Diasz (22), dan Marfin John Diasz (23), yang berasal dari Kota Jayapura, Papua, serta Demilton Syatauw (20), mahasiswa asal Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Sumber di lapangan menyebutkan, penyerangan bermula ketika para korban berada di dalam mess dan sedang tertidur. Mereka kemudian mendengar suara sejumlah sepeda motor memasuki lokasi, disusul kedatangan sekelompok orang yang membawa berbagai benda untuk menyerang.
"Para pelaku menyerang secara membabi buta orang orang yang ada di dalam mess, ada yang membawa tongkat bisbol, kayu balok dan besi panjang," beber sumber, pada Kamis 22 Oktober 2026.
Para korban mengaku tidak mengenal para pelaku. Mereka juga tidak sempat mengidentifikasi wajah masing-masing orang yang datang karena jumlah penyerang cukup banyak dan aksi berlangsung cepat.
Setelah melakukan penganiayaan, kelompok tersebut meninggalkan lokasi. Sebelum kabur, para pelaku dilaporkan melempari area mess dengan batu hingga menyebabkan kerusakan pada bangunan dan sejumlah barang perkantoran.
Akibat kejadian itu, Marchel Ray Diasz mengalami luka memar pada bagian punggung. Marfin John Diasz mengalami luka memar pada kepala, punggung, dan rusuk.
Sementara itu, Demilton Syatauw mengalami sejumlah luka, di antaranya pembengkakan pada pipi kiri, kedua lengan, bahu kiri, serta bagian punggung. Ia juga dilaporkan mengalami patah satu gigi bagian atas.
Selain korban luka, penyerangan tersebut menyebabkan kerusakan pada dua pintu dan bagian bangunan mess. Kerugian materiil akibat kerusakan itu diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, membenarkan adanya laporan penyerangan tersebut. Namun, ia belum membeberkan kronologi secara terperinci maupun identitas pihak-pihak yang diduga terlibat.
"Ya, sabar ya, masih dilakukan pemeriksaan," ungkap Iptu Azel saat dikonfirmasi awak media, pada Kamis 22 Oktober 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4526 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2180 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2141 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2121 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1707 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan