Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 23 Oktober 2026
Arak Bali Laku Dilelang US$400 di Las Vegas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arak Bali menembus panggung internasional melalui kegiatan amal di Las Vegas, Amerika Serikat.
Empat botol arak racikan Gede Rico Hardiana Widnyana dan I Wayan Eka Darmawan terjual dalam lelang acara Charity F@!& Cancer Flair Show di Circus Circus Hotel dengan total nilai US$400 atau sekitar Rp7,22 juta.
Keempat botol tersebut masing-masing berukuran 750 mililiter. Dengan asumsi kurs sekitar Rp18.040,80 per dolar AS, setiap botol memiliki nilai lelang rata-rata US$100 atau sekitar Rp1,8 juta.
Seluruh hasil lelang disumbangkan untuk kegiatan amal. Partisipasi arak Bali dalam acara tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan produk lokal kepada audiens internasional melalui kegiatan yang menggabungkan keterampilan bartender dan misi sosial.
Gede Rico Hardiana Widnyana mengatakan, keikutsertaannya dalam kompetisi flair bartending menjadi ruang untuk membawa nama Bali lebih jauh. Flair bartending merupakan seni meracik minuman yang memadukan keterampilan bartender dengan atraksi memainkan botol dan peralatan bar.
“Bagi kami, ini bukan sekadar memperkenalkan arak Bali ke luar negeri. Kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal Bali memiliki potensi untuk mendapat perhatian di panggung internasional. Lebih dari itu, kami bangga karena hasil lelangnya dapat disumbangkan untuk kegiatan amal,” ujar Rico di Denpasar, Jumat (23/10/2026).
Menurut Rico, pengenalan produk lokal melalui kegiatan internasional dapat membuka peluang agar arak Bali dikenal lebih luas. Kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan keterampilan bartender, tetapi juga membawa pesan sosial melalui penggalangan dana untuk amal.
Lelang empat botol arak Bali senilai total US$400 menjadi salah satu bagian dari acara tersebut. Meski menunjukkan adanya perhatian terhadap produk yang dibawa, pengenalan arak Bali ke pasar yang lebih luas tetap membutuhkan promosi dan pengembangan secara berkelanjutan.
Arak telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Bali. Melalui kreativitas dan penampilan profesional di luar negeri, produk tersebut diperkenalkan dalam konteks yang lebih luas dengan tetap membawa identitas lokal Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4543 Kali
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 3605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2149 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2140 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan