Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Timor-Leste Jajaki Impor 10.000 Sapi Bali

Sabtu, 24 Oktober 2026, 11:24 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Timor-Leste Jajaki Impor 10.000 Sapi Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Timor-Leste menjajaki peluang impor sapi Bali untuk mendukung pengembangan populasi dan peningkatan kualitas ternak di negaranya. 

Potensi pasokan hingga 10.000 ekor sapi menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Gubernur Bali Wayan Koster dengan Sekretaris Negara Peternakan Kementerian Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan (MALFF) Timor-Leste, H.E. Mr. José Vieira de Araújo, Lic. CSH., Lic. Dir., MD., M.AP.

Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Kamis (22/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut komunikasi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Timor-Leste dalam menjajaki kerja sama di sektor peternakan.

Kerja sama ini berpotensi membuka pasar baru bagi komoditas peternakan Bali. Sementara itu, Timor-Leste dapat memanfaatkan sapi Bali untuk mendukung peningkatan produksi ternak dan memperkuat ketahanan pangan.

Potensi 10.000 Ekor Sapi Bali Perlu Diverifikasi

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Timor-Leste menyampaikan ketertarikan untuk menjajaki pasokan sapi dari Bali. Namun, potensi kebutuhan hingga 10.000 ekor sapi masih memerlukan verifikasi melalui pendataan dan kajian teknis.

Gubernur Koster menekankan pentingnya koordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait untuk memastikan jumlah sapi yang tersedia dan memenuhi persyaratan perdagangan.

Pendataan tersebut perlu mencakup jumlah ternak yang dapat dipasarkan, usia, jenis kelamin, asal ternak, kondisi kesehatan hewan, serta kesiapan peternak dan fasilitas pendukung.

Verifikasi diperlukan agar rencana kerja sama didasarkan pada data yang akurat, sekaligus memperhatikan kebutuhan peternak lokal dan keberlanjutan populasi sapi Bali.

Persyaratan Ekspor dan Kesehatan Hewan Jadi Perhatian

Sebelum peluang ekspor sapi Bali ke Timor-Leste dapat direalisasikan, sejumlah persyaratan teknis dan administratif perlu dipenuhi.

Aspek yang harus diperhatikan meliputi kesehatan hewan, karantina, transportasi ternak, kapasitas pengiriman, serta prosedur administrasi dan perdagangan internasional.

Koordinasi dengan kementerian dan lembaga berwenang diperlukan untuk memastikan mekanisme perdagangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia maupun Timor-Leste.

Pemenuhan persyaratan tersebut juga penting untuk memberikan kepastian bagi kedua pihak serta melindungi kepentingan peternak Bali.

Kerja Sama Berpeluang Tingkatkan Kualitas Peternakan

Selain peluang perdagangan sapi, pertemuan Gubernur Koster dan delegasi Timor-Leste turut membahas potensi kerja sama pengembangan kapasitas peternak dan pertukaran pengetahuan di bidang peternakan.

Ruang lingkup kolaborasi yang dapat dikembangkan mencakup pembibitan, peningkatan mutu genetik ternak, pengelolaan peternakan, serta peningkatan keterampilan sumber daya manusia.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada perdagangan ternak, tetapi juga mendorong pengembangan sektor peternakan yang berkelanjutan.

Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, peternak serta pelaku usaha peternakan di Bali dan Timor-Leste berpeluang memperoleh manfaat jangka panjang.

Pemprov Bali Dorong Tindak Lanjut Konkret

Pemerintah Provinsi Bali mendorong agar peluang kerja sama tersebut ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis antara pemerintah kedua pihak serta kementerian dan lembaga terkait.

Pembahasan lanjutan diperlukan untuk memastikan kebutuhan ternak, potensi pasokan, persyaratan perdagangan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

Pengembangan peluang ekspor juga perlu memperhatikan keberlanjutan populasi sapi Bali dan kepentingan peternak lokal agar perdagangan dapat memberikan manfaat secara berimbang.

Dengan koordinasi yang berkelanjutan, penjajakan kerja sama ini berpotensi berkembang menjadi kemitraan konkret yang saling menguntungkan sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Bali dan Timor-Leste di sektor peternakan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami