Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Emas Rp120 Juta Hilang, Warga Budakeling Harap Polisi Bergerak Cepat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Perhiasan emas senilai sekitar Rp120 juta milik Ni Luh Tama, warga Banjar Dinas Pesawan, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, dilaporkan hilang. Kasus dugaan pencurian tersebut kini masih dalam penyelidikan Polsek Bebandem.
Perhiasan dengan berat total sekitar 43 gram itu dilaporkan hilang dari dalam dompet yang disimpan di sebuah tas di dalam lemari kamar rumah korban.
Berdasarkan penuturan anak korban, I Wayan Budiarta, perhiasan tersebut terakhir kali digunakan pada 25 September 2026. Saat itu, korban mengambil salah satu perhiasan dari tas yang berisi dompet dan berbagai perhiasan lainnya, seperti kalung, cincin, dan gelang.
Selanjutnya, pada 4 Oktober 2026, korban kembali membuka dompet tersebut untuk menyimpan perhiasan yang telah digunakan saat kegiatan persembahyangan atau odalan. Namun, korban terkejut mendapati sejumlah perhiasan emas di dalam dompet sudah tidak ada.
Anehnya, uang yang tersimpan di dalam dompet tersebut masih utuh. Hanya perhiasan emas yang dilaporkan hilang.
Kejadian itu membuat korban syok. Pasalnya, perhiasan tersebut merupakan hasil kerja kerasnya selama bertahun-tahun, yang dikumpulkan dari sisa penghasilan dan dipersiapkan sebagai tabungan untuk anak-anaknya.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bebandem pada 5 Oktober 2026. Sehari setelahnya, pada 6 Oktober sekitar pukul 09.00–10.00 Wita, petugas disebut telah mendatangi rumah korban untuk melakukan pengecekan terhadap tas yang disimpan di dalam lemari.
Menurut Budiarta, kejadian ini menjadi beban pikiran bagi ibunya. Selain nilai materinya yang tidak sedikit, perhiasan tersebut memiliki arti tersendiri karena merupakan hasil jerih payah yang dikumpulkan untuk masa depan anak-anaknya.
"Kami berharap pelaku bisa segera ditangkap, sampai saat ini ibu saya masih kepikiran, karena itu emas hasil kerja yang selama ini disisihkan oleh ibu saya," ujarnya, Sabtu (24/10/2026).
Sementara itu, Kapolsek Bebandem, AKP. I Gusti Ngurah Bagus Suastawan, membenarkan kasus tersebut. Ia mengatakan, perkembangan kasus pencurian tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan klarifikasi saksi-saksi di sekitar lokasi.
"Masih dalam tahap penyelidikan dan Klarifikasi saksi- saksi seputaran lokasi, nanti kalau ada perkembangan kami sampaikan kembali," kata Suastawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5655 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2518 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2185 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan