Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BI Bali Prediksi Ekonomi Tumbuh 5,4–5,9 Persen pada 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026, 22:06 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas BI Bali/BI Bali Prediksi Ekonomi Tumbuh 5,45,9 Persen pada 2026.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali memprakirakan perekonomian Bali tumbuh dalam kisaran 5,4–5,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada 2026. Proyeksi tersebut didukung aktivitas pariwisata, konsumsi rumah tangga, investasi, serta sinergi pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

Proyeksi itu disampaikan dalam kegiatan Temu Wirasa Stakeholders 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dengan tema “Data Pramana, Bali Rahayu: Bersinergi Mendorong Pertumbuhan Bali yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dibuka Gubernur Bali, Wayan Koster, tersebut menjadi forum apresiasi sekaligus penguatan kemitraan BI dengan responden survei, mitra liaison, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi, perbankan, BUMN, media, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, BI Bali menyampaikan apresiasi kepada seluruh responden dan mitra yang konsisten menyediakan data serta informasi perekonomian berkualitas. Informasi tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan asesmen ekonomi dan perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa data merupakan fondasi penting untuk menghasilkan kebijakan yang efektif dan responsif terhadap dinamika perekonomian daerah. Ketersediaan data yang akurat, lengkap, dan tepat waktu diperlukan dalam mendukung pengambilan keputusan oleh pemerintah maupun pelaku usaha.

Koster juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat penggunaan produk lokal Bali, termasuk produk pertanian, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), wastra, serta kerajinan daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi Bali secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Achris Sarwani, menyampaikan bahwa data dan informasi dari survei serta kegiatan liaison memiliki peran strategis sebagai leading indicator untuk membaca perkembangan ekonomi lebih dini sebelum data resmi tersedia.

Informasi dari rumah tangga, dunia usaha, sektor properti, perbankan, asosiasi, dan instansi strategis lainnya memberikan gambaran mengenai kondisi terkini sekaligus prospek perekonomian Bali.

Menurut Achris, kontribusi responden tidak hanya menghasilkan data statistik, tetapi juga menjadi masukan penting dalam analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan. Informasi tersebut dapat menjadi sinyal awal untuk mengidentifikasi peluang maupun risiko ekonomi, sehingga langkah antisipatif bisa dirumuskan secara lebih cepat dan tepat.

Di tengah tantangan global dan domestik, BI Bali juga memprakirakan inflasi tetap terjaga dalam sasaran nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen pada 2026. Stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi diharapkan terus didukung aktivitas pariwisata, konsumsi rumah tangga, investasi, serta koordinasi antara BI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan.

Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas dan pembelajaran bersama, Temu Wirasa Stakeholders 2026 turut menghadirkan Prof. Rhenald Kasali untuk berbagi wawasan mengenai kepemimpinan, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan pentingnya pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan.

Melalui kegiatan tersebut, BI Provinsi Bali menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi dengan para mitra strategis guna meningkatkan kualitas asesmen ekonomi, memperkuat efektivitas kebijakan, serta mendukung perekonomian Bali yang lebih maju, inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami