Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
20 SD di Bangli Minim Siswa Baru, Disdikpora Siapkan Langkah Regrouping
BERITABALI.COM, BANGLI.
Hingga batas akhir daftar ulang Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, sebanyak 20 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bangli tercatat minim siswa baru, dengan jumlah kurang dari 10 orang per sekolah.
Kondisi ini berdampak pada ketimpangan penyebaran siswa baru, meskipun jumlah lulusan dari jenjang sebelumnya cukup tinggi.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, dari total 163 SD yang ada, terdapat 20 sekolah yang hanya menerima siswa baru dengan jumlah di bawah 10 orang. Bahkan, beberapa sekolah hanya mendapatkan empat siswa baru.
Penyebaran sekolah yang minim siswa ini terjadi di seluruh kecamatan. Di Kecamatan Bangli terdapat 7 sekolah, Susut 2 sekolah, Tembuku 4 sekolah, dan di Kecamatan Kintamani sebanyak 7 sekolah.
Kepala Disdikpora Bangli, I Komang Pariartha, pada Kamis (17/7/2025), menjelaskan bahwa tren penurunan jumlah siswa memang sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.
"Dari tahun ke tahun jumlah peserta didik untuk jenjang PAUD/TK dan SD terus mengalami penurunan, sehingga hal ini berpengaruh terhadap beberapa sekolah minim siswa baru," jelasnya.
Selain faktor jumlah kelahiran yang menurun, banyak anak juga menempuh pendidikan di luar daerah karena mengikuti orang tua yang bekerja di tempat lain.
Data menunjukkan pada tahun 2025, jumlah lulusan TK di Bangli mencapai 2.421 siswa, sementara tamatan SD sebanyak 3.662 siswa, sehingga terdapat selisih sekitar 1.241 siswa, yang menunjukkan bahwa tidak semua lulusan TK melanjutkan ke SD di wilayah Bangli.
"Meski minim siswa, pihak sekolah diwajibkan memberikan pendidikan yang maksimal terhadap anak didiknya," tegas Komang Pariartha.
Sebagai solusi jangka menengah, Disdikpora Bangli tidak menutup kemungkinan akan melakukan regrouping atau penggabungan beberapa sekolah yang minim siswa. Namun langkah ini akan melalui kajian dan pertimbangan matang agar seluruh sekolah memiliki jumlah siswa yang ideal dan pelayanan pendidikan tetap optimal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan