Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
25 Pemangku Injak Nasi Sepanjang 500 Meter
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Desa Selat Karangasem menggelar ritual agama sepuluh tahun sekali, yang disebut Pemijilan Ida Batara Ngerta Bumi. Upacara agama untuk memohon kemakmuran dan kesejahteraan ini unik karena terdapat ritual menginjak hamparan nasi dan beras kuning sepanjang 500 meter.
“Upacara Pemijilan Ida Batara Ngerta Bumi untuk kemakmuran dan kesejahteraan ini diawali dengan menaburkan nasi di atas hamparan tikar berlapis kain putih sepanjang 500 meter. Selain nasi, di atas hamparan tikar dan kain putih juga diberi sesajen khusus pemijilan.
Setelah semua hamparan kain putih berisi nasi, upacara Pemijilan Ida Batara Ngerta Bumi ini dimulai. 25 orang pemangku atau pendeta Hindu mulai berjalan dari Pura Pesimpenan Bingin Sakti di utara desa menuju Pura Balai Agung di selatan desa yang berjarak 500 meter.
Para pemangku yang membawa wadah (tempat) bersemayam ida batara ini, diiringi oleh beberapa pemuda dan pemudi desa berpakaian adat Bali. Sepanjang perjalanan, ke 25 orang pemangku ini berjalan di atas hamparan nasi yang membentang sepanjang 500 meter.
Ritual berjalan di atas hamparan nasi ini berakhir di Pura Balai Agung Desa Selat. Di pura ini, nasi yang telah dilewati oleh pemangku dan wadah(tempat) Ida Batara diperebutkan warga dari 17 banjar atau dusun. Sebagian warga membawa pulang nasi tersebut untuk ditaburkan di sawah atau ladang mereka. Sementara beberapa warga lainnya langusung memakan nasi yang diambil.
“Ritual Pemijilan Ida Batara Ngerta Bumi ini merupakan ritual tua yang sudah mulai dilakukan sejak tahun 1181 Masehi. Lewat ritual yang yang menghabiskan 1 ton beras ini, warga memohon agar diberi kemakmuran serta kesejahteraan,” jelas Bendesa Ada Selat Karangasem, Wayan Gede Mustika.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan