Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
34 Ton Ikan di Danau Batur Mati karena Semburan Belerang
BERITABALI.COM, BANGLI.
Semburan belerang kembali terjadi di Danau Batur, Kintamani, Bangli, mengakibatkan kematian massal ikan baik di kantong jaring apung milik warga maupun di perairan bebas.
Fenomena alam yang merupakan siklus tahunan ini berlangsung lebih lama dari biasanya. Jika di tahun-tahun sebelumnya hanya terjadi selama tiga hari, kali ini sudah berlangsung selama enam hari sejak 9 Juli 2025 hingga saat ini.
Kondisi ini dipicu faktor cuaca dingin dan angin kencang, yang menyebabkan air di dasar danau naik ke permukaan disertai belerang. Air danau pun berubah warna menjadi putih keabu-abuan.
Wilayah paling terdampak terjadi di pesisir timur Danau Batur, meliputi wilayah Trunyan, Tanggun Titi, Cemara Landung hingga Abang Songan.
Akibatnya, sekitar 34 ton lebih ikan di kantong jaring apung milik warga mati mendadak, selain juga ikan-ikan di perairan bebas.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarama, pada 15 Juli 2025 menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan antisipasi melalui imbauan rutin.
“Sebelumnya pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi melalui imbauan, agar selalu waspada terutama pada bulan Februari sampai April dan bulan Juli hingga September,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat segera memanen ikan yang sudah layak jual dan menghindari penebaran benih ikan saat periode rawan semburan belerang.
Namun, karena kejadian alam sulit diprediksi, kerugian akibat semburan tahun ini pun tak bisa dihindari.
Dinas PKP Bangli juga meminta warga tidak membuang bangkai ikan sembarangan. “Akibat kejadian yang terjadi diimbau masyarakat agar tidak membuang ikan yang mati sembarangan, bangkai ikan dikumpulkan dan ditanam sehingga bisa menjadi pupuk,” ujar I Wayan Sarama.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5812 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2559 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan