Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
48 Anjing Positif Rabies, Bangli Gencarkan Vaksinasi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pemerintah Kabupaten Bangli terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi rabies terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) di wilayahnya. Langkah ini dilakukan menyusul temuan 48 anjing positif rabies dari ratusan kasus gigitan hewan di Bangli sepanjang pertengahan 2025.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, menyebutkan bahwa kasus rabies di Bangli masih menjadi perhatian serius.
“Hingga pertengahan tahun 2025 sudah terjadi 48 kasus positif rabies di Bangli. Sebagai upaya untuk menekan kasus rabies di Bangli, kami masifkan pelaksanaan vaksinasi rabies,” ujar Sarma, Rabu (25/6/2025).
Sedikitnya 24 petugas dari UPTD di masing-masing kecamatan diterjunkan setiap hari untuk melakukan vaksinasi ke banjar-banjar di seluruh desa. Selain itu, Bangli saat ini memiliki stok vaksin yang sangat memadai, yakni sebanyak 36 ribu dosis. Anggaran penanganan rabies tahun ini juga disokong dari tiga sumber, yaitu APBD Bangli, anggaran provinsi, dan pemerintah pusat.
“Kami optimis dengan stok vaksin yang ada cukup untuk pelaksanaan vaksinasi ke banjar-banjar di seluruh desa di Bangli dengan target 80 persen pencapaian cakupan vaksinasi,” katanya.
Baca juga:
Anjing Rabies Gigit 5 Warga di Sukawati
Secara umum, pelaksanaan vaksinasi rabies di Bangli sudah dimulai sejak Maret 2025. Hingga menjelang akhir Juni, capaian vaksinasi sudah menembus 46 persen dari total populasi hewan HPR yang diperkirakan mencapai 53 ribu ekor.
Selain vaksinasi rutin, petugas juga siaga untuk tanggap kasus gigitan HPR di lapangan. Pemerintah mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan dengan rutin melakukan vaksinasi dan menjaga hewan peliharaan di dalam kandang.
“Jika ada kasus gigitan untuk segera melapor sehingga bisa dilakukan tindakan lebih lanjut,” tegasnya.
Langkah cepat dan terpadu ini diharapkan dapat menekan penyebaran rabies di Bangli serta menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit mematikan tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5821 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2204 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan