Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
72 Desa Bangli Punya KDMP, 28 Gerai Mulai Dibangun
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sebanyak 72 desa di Kabupaten Bangli kini telah memiliki Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Seluruh KDMP tersebut juga telah mengantongi akta notaris sebagai legalitas kelembagaan.
Capaian tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Bangli untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa. Keberadaan KDMP diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan sekaligus pemasaran berbagai potensi ekonomi lokal.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Bangli, Ni Luh Ketut Wardani, mengatakan dari 72 KDMP yang telah terbentuk, sebanyak 40 akta notaris difasilitasi melalui APBD Kabupaten Bangli. Sementara 32 akta lainnya dibiayai melalui APBD Provinsi Bali.
Selain penguatan kelembagaan, pembangunan gerai fisik KDMP juga terus berjalan. Pembangunan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bangli.
Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Bangli bertanggung jawab melakukan pendampingan kelembagaan, operasional, tata kelola pelaporan hingga persiapan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Hingga kini, sebanyak 28 KDMP telah memulai pembangunan gerai. Dari jumlah tersebut, sembilan gerai telah rampung dibangun 100 persen.
Gerai yang telah selesai dibangun tersebut kini memasuki tahap pemenuhan sarana dan prasarana pendukung. Kebutuhan tersebut antara lain armada operasional serta perlengkapan pertokoan agar gerai dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas koperasi.
Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Tim Verifikasi juga melakukan pengecekan terhadap kelayakan bangunan dan fasilitas sebelum seluruh data dimasukkan ke dalam sistem Simkopdes.
Tahapan verifikasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan gerai dan kelengkapan fasilitas sebelum KDMP menjalankan aktivitas operasional secara optimal.
Ke depan, keberadaan KDMP diharapkan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi desa, tetapi juga mitra yang saling melengkapi dalam memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ni Luh Ketut Wardani mengatakan progres positif pembentukan dan pembangunan KDMP di Bangli diharapkan dapat membuka ruang bagi berbagai produk unggulan lokal untuk berkembang.
Produk pertanian, kerajinan tangan hingga produk anyaman masyarakat nantinya diharapkan dapat diserap dan dipasarkan melalui koperasi desa.
Dengan demikian, KDMP diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa sekaligus memperluas akses pasar bagi produk yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Bangli.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5655 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2518 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2185 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan