Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Aliran Dana Kasus Pembakaran Terungkap
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemeriksaan intensif yang dilakukan terhadap sembilan tersangka kasus pembakaran sejumlah Kantor Kepala Desa di Buleleng terkait proses Pilkada Buleleng, menguak adanya aliran dana untuk aksi tersebut. Namun, Sudarma alias Damot dan Wayan Artawa alias Tawok sebagai otak perencana membantah pengakuan tujuh eksekutor pembakaran.
Dari pengakuan ketujuh pelaku pembakaran, diantaranya Made Swadarmayasa alias Regog, Gede Semadi alias Dedut dan Kadek Artawan alias Dek Awan menyebutkan, setelah melakukan pertemuan dan merancanakan pembakaran, ketujuh pelaku diberikan uang sebesar enam ratus ribu rupiah.
Saya dijanjikan uang sebesar dua juta rupiah oleh Damot dan Aru diberikan enam ratus ribu rupiah. Sisanya dijanjikan setelah membakar kantor desa, ungkap para pelaku pembakaran dalam pemeriksaan di Mapolres Buleleng.
Dari pengakuan itu, polisi berusaha mengejar pengakuan dua otak perencana yang telah tertangkap, namun dari pengakuan Sudarma alias Damot dan Wayan Artawa alias Tawok, uang yang diberikan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pilkada. Uang yang diberikan untuk dukungan terhadap kandidat, bukan untuk biaya membakar kantor desa,ujar Damot dan Tawok dalam kesaksiannya.
Walaupun tidak ada pengakuan dari dua pelaku sebagai otak pembakaran, polisi kini masih melakukan pendalaman dengan menyusuri sumber dana tersebut yang diduga berasal dari Denpasar.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2526 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2190 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan