Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Anak Anjing Gigit Tiga Warga Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus gigitan anjing kembali dilaporkan di Kabupaten Jembrana. Kali ini, seekor anak anjing berusia sekitar empat bulan menggigit tiga anggota keluarga di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara.
Tiga korban masing-masing Ni Komang Ayu Siartini (42) serta dua anaknya, Conradus Febatan Tri Sandi (15) dan Dominika Sanyo Bayu (23).
Siartini menjadi korban pertama. Ia digigit anak anjing peliharaannya pada 8 September 2026 ketika sedang memandikan hewan tersebut. Gigitan mengenai jempol tangan kanan. Meski tidak menyebabkan darah keluar, gigitan tersebut meninggalkan goresan dan menimbulkan rasa sakit.
Baca juga:
Anjing Liar di Setra Badung Divaksin Rabies
"Saat itu saya sedang memandikan anak anjing. Memang biasanya anjing mengigil saat dimandikan," kata Siartini, Jumat (18/9/2026).
Sebelum kejadian, Siartini mengaku melihat luka pada tubuh anak anjing tersebut. Luka itu diduga bekas gigitan, namun pihak keluarga belum mengetahui penyebabnya.
Anak anjing tersebut juga diketahui belum mendapatkan vaksinasi rabies. Sementara induknya telah mendapatkan vaksin rabies.
Dua Anak Ikut Digigit
Kasus gigitan berikutnya dialami Conradus Febatan Tri Sandi pada 12 September 2026. Sandi digigit pada bagian jempol tangan kiri hingga mengalami luka dan mengeluarkan darah. Saat kejadian, Sandi sedang berusaha mencari kutu pada tubuh anak anjing tersebut.
Sehari berselang, giliran Dominika Sanyo Bayu yang mengalami gigitan. Bayu terluka pada bagian siku tangan kiri ketika hendak memindahkan anak anjing tersebut.
Dengan adanya tiga anggota keluarga yang menjadi korban gigitan, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Pada 14 September 2026, petugas mengambil sampel otak anak anjing tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga:
Bocah di Buleleng Tewas Diduga Suspek Rabies
Sampel Anak Anjing Diperiksa
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, membenarkan adanya laporan gigitan tersebut.
Menurutnya, laporan telah diterima dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas terkait. Anak anjing yang menggigit tiga anggota keluarga tersebut menjadi perhatian karena belum mendapatkan vaksinasi rabies. Hasil pemeriksaan terhadap sampel otak anjing akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan penanganan selanjutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5653 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2517 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan