Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Anggaran Rp 100 Miliar untuk Tata Geopark Kintamani
Kamis, 5 Mei 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Komitmen Pemkab Bangli dibawah kepemimpinan Bupati Made Gianyar dan Wabub Sang Nyoman Sedana Arta untuk serius menata kawasan Geopark, Kintamani, kini semakin gencar digeber.
Setelah berhasil menertibkan pedagang di Penelokan dan mengalihkan arus truk melalui jalur Culali, kini pasangan paket Gita (Gianyar-Sedana Arta) mulai menggagas akan menyulap kawasan Geopark Batur menjadi kawasan berstandar dunia. Untuk mewujudkan itu, pihaknya kini telah merancang anggaran penataan kawasan Geopark sebesar 100 miliar tahun 2017.
“Untuk penataan kawasan Geopark, nanti akan kita tata dan sulap dengan standar dunia,” tegas Wabub Sang Nyoman Sedana Arta saat mendampingi Bupati Bangli, I Made Gianyar, Selasa (03/05/2016).
Penataan berstandar dunia dilakukan, kata dia, untuk menghilangkan kesan buruk yang selama ini masih melekat di Kintamani yang kumuh, ruwet dan serba krodit.
“Pembangunan sekarang mengacu pada skala prioritas. Untuk penataan Kintamani tahun 2017 akan dianggaran sebesar Rp 100 miliar,” sebutnya.
Dari rencana anggaran tersebut, khusus untuk penataan kawasan Penelokan akan digelontorkan sebesar Rp 33 miliar.
“Untuk di Penelokan sesuai desain yang sudah disiapkan, nantinya akan dibangun taman vertikal. Selain itu, kita juga berencana akan membeli Restauran Sanjaya untuk nanti diratakan sebagai parkir excelent yang nantinya bisa kiita sewakan per jam dan akan dijadikan publik view bgi wisatawan,” papar Wabub Sang Nyoman Sedna Arta.
Untuk anggaran selebihnya, nantinya akan dipergunakan melakukan penataan di kawasan geopark bagian bawah.
“Sebanyak 21 titik geosite yang ada akan kita tata, jadikan obyek wisata. Nanti juga akan dilengkapi, diorama sejarah singkat keberadaan geosite tersebut,” ungkap Bupati Made Gianyar menambahkan.
Lebih lanjut, jika anggaran 100 miliar tersebut belum cukup, Bupati memastikan akan kembali menggagarkan pada tahun berikutnya.
“Kita targetkan dalam tiga tahun kedepan, Kintamani harus sudah berubah. Kita akan buat masyarakat terkaget-kaget nantinya,” jelasnya.
Tindak lanjut dari itu, di tahun 2018 kawasan Penelokan, Kintamani akan dijadikan kawasan khusus wisatawan dan penduduk lokal saja. Dipintu masuk Kintamani, akan dibuatkan dengan sistem tiket elektrik. Sehingga tidak sembarang orang bisa masuk kesana, kecuali wisatawan dan penduduk lokal saja.
“Masyarakat lain yang masuk kesana tetap bayar sebagai wisatawan domestik,” jelasnya.
Sementara untuk penduduk lokal yang masuk kesana akan disiapkan kartu identitas khusus yang kemungkinan akan disatukan dalam KTP. Khusus untuk masyarakat yang melakukan aktivitas keagamaan akan diberikan dispensasi.
“Sekarang kita akan mulai melakukan pendataan jumlah penduduk disana dan akan dimasukkan kedalam sistem,” sebutnya. Untuk masyarakat umum lainnya, bila nantinya ke Kintamani, jalurnya akan dialihkan melalui jalur Sekardadi-Bayung Gede - Belancan.[bbn/suaradewata]
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026