Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Antrean Kendaraan ke Gilimanuk Tembus 30 Km, Macet hingga Pusat Kota Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Antrean kendaraan pemudik yang menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (15/3/2026) memecahkan rekor dengan panjang mencapai sekitar 30 kilometer hingga menembus pusat Kota Negara, Kabupaten Jembrana.
Kepadatan arus kendaraan ini sudah terjadi sejak Sabtu malam dan terus berlanjut hingga Minggu siang. Ribuan kendaraan mulai dari mobil pribadi, truk logistik hingga bus antarkota tampak bergerak sangat lambat di jalur utama Jembrana menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Lonjakan volume kendaraan menjadi pemicu utama terjadinya antrean panjang tersebut. Banyak pemudik memilih berangkat lebih awal menuju Bali Barat untuk menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk menjelang Hari Raya Idulfitri.
Petugas kepolisian bersama unsur TNI terlihat bekerja ekstra melakukan pengaturan lalu lintas. Sistem buka-tutup jalur hingga pengalihan arus diterapkan di sejumlah titik yang dinilai rawan penumpukan kendaraan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan yang sempat menyebabkan kemacetan total di beberapa ruas jalan utama di wilayah Jembrana.
Di tengah antrean panjang kendaraan tersebut, salah seorang sopir truk, Heru Prasetyo mengaku terkejut karena antrean kendaraan bisa mencapai pusat Kota Negara. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai yang terparah dibandingkan momen mudik pada tahun-tahun sebelumnya.
“Antreannya panjang sekali, baru kali ini sampai ke Kota Negara. Lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Antrean kendaraan yang mencapai puluhan kilometer ini turut berdampak pada aktivitas masyarakat di Kabupaten Jembrana. Warga yang tinggal di sekitar jalur utama mengeluhkan kesulitan mobilitas karena badan jalan dipenuhi kendaraan pemudik.
Di sisi lain, sejumlah pelaku usaha kecil di tepi jalan justru mendapat keuntungan karena banyak pemudik yang berhenti untuk beristirahat selama terjebak antrean panjang.
Waktu tempuh antarwilayah di Jembrana juga meningkat drastis. Banyak pengendara harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menempuh jarak beberapa kilometer saja.
Truk angkutan logistik yang terjebak dalam antrean juga mengalami keterlambatan distribusi barang. Sementara itu, sebagian pemudik dilaporkan mengalami kelelahan karena terlalu lama berada di dalam kendaraan.
Hingga Minggu sore, petugas memperkirakan puncak arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk masih akan berlangsung hingga Minggu malam sampai Senin dini hari.
Pemantauan intensif dan penambahan personel terus dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju Gilimanuk serta meminimalkan potensi kemacetan yang lebih panjang. Jika situasi di lapangan memburuk, petugas tidak menutup kemungkinan akan menerapkan rekayasa lalu lintas tambahan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5718 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan