Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Antrean Truk 7 Km di Ketapang, Arus Logistik Meningkat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Arus kendaraan logistik di Pelabuhan Ketapang kembali mengalami lonjakan signifikan setelah berakhirnya pembatasan operasional angkutan barang bersumbu tiga ke atas. Kondisi ini berdampak langsung pada antrean kendaraan yang mengular panjang menuju pelabuhan penyeberangan ke Bali.
Pantauan di lapangan pada Jumat (3/4/2026) pagi, antrean truk logistik mendominasi jalur hingga kawasan Parasputih dengan panjang mencapai sekitar 7 kilometer. Meski terjadi kepadatan, pergerakan kendaraan menuju dermaga masih berlangsung dengan waktu tempuh berkisar 20 hingga 35 menit dari pintu masuk tollgate.
Untuk mengantisipasi penumpukan, pengelola pelabuhan bersama instansi terkait melakukan penataan ulang pola operasional di dalam kawasan pelabuhan. Dermaga 1, 2, dan 3 difokuskan melayani kendaraan penumpang, sementara Dermaga 4 dan LCM diperuntukkan khusus bagi kendaraan logistik.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses bongkar muat dan menghindari percampuran arus kendaraan yang berpotensi memperlambat layanan.
Selain itu, frekuensi keberangkatan kapal juga ditingkatkan guna mempercepat waktu putar (turn around time). Penyesuaian fasilitas pendukung turut dilakukan untuk menghadapi lonjakan kendaraan yang terus meningkat setiap jamnya.
Di luar area pelabuhan, aparat gabungan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Personel dari berbagai unsur, termasuk TNI, diterjunkan guna membantu pengaturan arus kendaraan serta menjaga ketertiban di jalur menuju pelabuhan.
Pengelolaan buffer zone juga dimaksimalkan sebagai bagian dari strategi pengendalian arus. Area Pusri mampu menampung hingga 150 truk sumbu tiga, sementara kawasan Bulusan dapat menampung sekitar 600 unit truk campuran. Skema ini bertujuan mencegah penumpukan langsung di area dermaga.
Berdasarkan data Posko Ketapang, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+10 (1/4/2026) mencapai 47.961 orang, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+10 tercatat sebanyak 761.391 penumpang dan 201.676 unit kendaraan melintas di jalur Jawa–Bali.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, pengguna jalan tetap diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, termasuk tidak melawan arus dari arah utara yang berpotensi memperparah kemacetan.
Situasi di Pelabuhan Ketapang diperkirakan masih akan mengalami fluktuasi dalam beberapa hari ke depan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik pascalibur panjang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan