Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Ari Harapkan Uluran Tangan Sesama
Bebandem
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Malang nasib yang dialami Ni Ketut Ari Karmawati (18). Gadis asal Banjar Tiingan Kaja , Bebandem itu dinyatakan telah menderita penyakit kanker darah putih sejak 10 tahun lalu. Akibat penyakit yang dialaminya itu membuat Ari tidak bisa tumbuh normal layaknya remaja seusianya.
Dalam kunjungan Beritabali.com, di usianya yang beranjak dewasa saat ini, Ari tak bedanya terlihat dengan balita berumur 4 tahun, dengan kondisi fisik yang cukup memprihatinkan dan perutnya yang nampak semakin membuncit.
Pihak keluarga mengaku hanya bisa pasrah terkait penyakit yang diidap Ari, tak lain karena alasan keterbatasan ekonomi membuat pihak keluarga ini tidak bisa berbuat banyak untuk kesembuhan Ari.
Kondisi demikian membuat putri bungsu empat bersaudara, pasangan I Nengah Suastika (54) dan Ni Nengah Puspa ini dalam kesehariannya hanya bisa tergolek lemas di tempat tidur.
Kakak Ari, I Komang Geria menuturkan gejala sakit yang diderita adiknya sejak berumur 8 tahun ditandai dengan badan panas dan sering muntah darah.
"Dulu, rumah sakit tempat adik saya dirawat menyarankan untuk merujuk ke RSUP Sanglah, namun karena terbelit ekonomi saran itu tidak bisa kami ikuti," ujarnya sedih.
Saat ini pihak keluarga dituturkan Geria sangat berharap adanya uluran tangan para dermawan, atau pihak yang peduli untuk memberikan bantuan biaya pengobatan guna mempercepat kesembuhan Ari. (kkk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5695 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2532 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan