Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Awal 2026, ISPA di Buleleng Tembus 2.885 Kasus

Senin, 23 Februari 2026, 22:03 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Awal 2026, ISPA di Buleleng Tembus 2.885 Kasus.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Buleleng mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Lonjakan kasus ini tercatat dalam dua bulan pertama tahun berjalan.

Dinas Kesehatan Buleleng mencatat, sepanjang Januari hingga Februari terdapat 2.885 kasus ISPA yang ditangani di 21 fasilitas kesehatan, meliputi puskesmas, rumah sakit, hingga klinik.

Berdasarkan data tersebut, kelompok usia dewasa menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan 1.074 kasus. Disusul balita sebanyak 663 kasus, lansia 436 kasus, remaja 377 kasus, serta anak usia 5 hingga 9 tahun sebanyak 335 kasus.

Meski jumlah kasus tergolong tinggi, seluruh pasien telah mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, tidak terdapat laporan kematian akibat ISPA selama periode tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan peningkatan kasus ISPA dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang tidak menentu serta dampak perubahan iklim. Faktor kelembaban udara yang tinggi, debu, dan polusi udara disebut memperbesar risiko gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan.

“Situasi masih terkendali, namun tetap perlu diwaspadai,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.

Selain itu, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala seperti batuk, pilek, demam, atau sesak napas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami