Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Awal 2026, ISPA di Buleleng Tembus 2.885 Kasus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Buleleng mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Lonjakan kasus ini tercatat dalam dua bulan pertama tahun berjalan.
Dinas Kesehatan Buleleng mencatat, sepanjang Januari hingga Februari terdapat 2.885 kasus ISPA yang ditangani di 21 fasilitas kesehatan, meliputi puskesmas, rumah sakit, hingga klinik.
Berdasarkan data tersebut, kelompok usia dewasa menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan 1.074 kasus. Disusul balita sebanyak 663 kasus, lansia 436 kasus, remaja 377 kasus, serta anak usia 5 hingga 9 tahun sebanyak 335 kasus.
Meski jumlah kasus tergolong tinggi, seluruh pasien telah mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, tidak terdapat laporan kematian akibat ISPA selama periode tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan peningkatan kasus ISPA dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang tidak menentu serta dampak perubahan iklim. Faktor kelembaban udara yang tinggi, debu, dan polusi udara disebut memperbesar risiko gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan.
“Situasi masih terkendali, namun tetap perlu diwaspadai,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.
Selain itu, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala seperti batuk, pilek, demam, atau sesak napas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang