Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Banjir Rendam Desa Kusamba Klungkung, Warga Mengungsi ke Balai Banjar
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Selasa malam (9/9/2025) menyebabkan banjir di sejumlah titik Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung.
Luapan Sungai Candigara merendam permukiman warga dan memaksa sebagian di antaranya meninggalkan rumah untuk mengungsi.
Balai Banjar Pancingan dijadikan lokasi pengungsian darurat. Warga terdampak mendapat penanganan awal, termasuk pemeriksaan kesehatan dari tim medis yang sudah bersiaga sejak dini hari.
Salah seorang warga, Subrata, mengungkapkan banjir kali ini merendam kawasan yang sebelumnya dianggap aman dari luapan sungai.
“Wilayah yang jauh dari sungai juga ikut kebanjiran. Ini cukup mengejutkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak warga berjaga sepanjang malam untuk menyelamatkan harta benda. Sebagian memilih memindahkan barang ke tempat lebih tinggi karena khawatir air terus naik.
Hingga Rabu pagi (10/9/2025), hujan masih belum mereda. Kondisi ini membuat warga semakin cemas, apalagi aliran sungai belum sepenuhnya surut.
Petugas BPBD Klungkung bersama aparat desa masih melakukan pemantauan di lapangan dan bersiaga untuk evakuasi lanjutan jika situasi memburuk. Warga pun diimbau tetap waspada dan segera melapor jika terjadi peningkatan volume air secara signifikan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan