Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Banyak Upacara, Omzet Pedagang Ogoh-Ogoh Mini di Bangli Turun
BERITABALI.COM, BANGLI.
Menjelang Hari Raya Nyepi di Kabupaten Bangli, omzet pedagang musiman ogoh-ogoh mini dilaporkan mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini diduga dipengaruhi banyaknya pelaksanaan upacara adat yang bertepatan dengan momen pengerupukan.
Biasanya, ogoh-ogoh mini menjadi salah satu pernak-pernik yang banyak diburu masyarakat menjelang pengerupukan. Peluang ini dimanfaatkan pedagang musiman untuk meraih penghasilan tambahan. Namun tahun ini, situasinya berbeda.
Salah satu pedagang ogoh-ogoh mini di seputaran Pasar Kidul Bangli, Gus Ode mengungkapkan penurunan omzet yang cukup signifikan.
"Tahun ini omzet penjualan turun drastis, per hari saat ini hanya bisa menjual 10 hingga 15 ogoh ogoh, sedangkan tahun lalu bisa di atas 50," ungkapnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menyebutkan, sepinya pembeli disinyalir karena banyaknya kegiatan adat seperti piodalan yang berlangsung di masyarakat. Hal ini membuat minat beli ogoh-ogoh mini menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, untuk memenuhi stok dagangan, dirinya mengambil ogoh-ogoh mini dari perajin kecil yang berada di wilayah Gianyar, Denpasar, dan sekitarnya.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp60 ribu hingga Rp350 ribu tergantung ukuran dan tingkat kerumitan ogoh-ogoh mini tersebut.
Baca juga:
Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Ogoh-Ogoh Mini
Tak hanya berjualan di satu lokasi, pedagang juga berpindah-pindah tempat, terutama di lokasi yang menggelar pawai ogoh-ogoh di wilayah Kabupaten Bangli agar dagangan lebih cepat terjual.
Meski demikian, para pedagang berharap mendekati hari puncak pengerupukan, minat beli masyarakat kembali meningkat sehingga dapat mendongkrak penjualan ogoh-ogoh mini sebagai bagian dari persiapan Hari Raya Nyepi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan