Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Berjemur Seharian, Cuma Dapat Rp 5.000
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Jika Anda datang ke Pantai Kusamba, Kabupaten Klungkung, Bali, Anda akan melihat aktivitas puluhan pencari batu sikat yang berjemur di atas hamparan pasir hitam di pinggir pantai. Meski seharian berjemur, penghasilan para pencari batu sikat ini tidak sepadan dengan mahalnya harga batu sikat di pasaran.
Dadong (nenek) Nur merupakan salah satu pencari batu sikat yang rela berjemur di Pantai Kusamba bersama puluhan pencari batu sikat lainnya.Setiap harinya, wanita tua ini mengaku sudah berjemur mulai pagi hingga sore hari. Di bawah terik matahari, wanita yang berumur sekitar 80-an tahun ini dengan sabar mencari batu sikat yang ada di sepanjang Pantai Kusamba.
Satu persatu butiran batu sikat berwarna hitam mengkilap dikumpulkan Dadong Nur dengan tangan tuanya dan dikumpulkan di dalam wadah dari anyaman bambu.
Meski rela berjemur seharian di bawah terik sinar matahari, penghasilan yang diperoleh Dadong Nur amatlah kecil.“Batu sikat ini saya jual seharga Rp. 5.000 kepada pengepul. Kalau lagi untung, kadang-kadang bisa dapat Rp 11.000 per hari dengan menjual satu wadah kerontong (kaleng) penuh batu sikat,” kata wanita yang mengaku sudah berusia remaja saat masa penjajahan Jepang ini.
Aktivitas pencarian batu sikat sebenarnya sudah dilarang di beberapa Pantai di Bali karena bisa merusak lingkungan dengan mempercepat terjadinya abrasi pantai.Namun aktivitas pencarian batu sikat di Pantai Kusamba Klungkung hingga kini belum tersentuh aturan terkait penyelamatan lingkungan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan