Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
BKOW Bali Motivasi Petani Budidaya Jahe Gajah Berinovasi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali Ny. Putri Hariyani Sukawati beserta para pengurus dan anggota melakukan kunjungan kerja ke salah satu tempat budidaya Jahe Gajah, di Banjar Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, Senin (6/7).
[pilihan-redaksi]
Dalam kunjungannya, Ny. Putri Hariyani memotivasi agar para petani budidaya Jahe Gajah terus berupaya melakukan inovasi agar bisa menghasilkan panen jahe gajah yang berkualitas serta tidak mengalami gagal panen baik akibat perubahan cuaca maupun tumbuhnya jamur.
Ditambahkannya jahe tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur,jahe juga memberikan manfaat bagi kesehatan yang mumpuni terlebih jika kita mengkonsumsinya secar rutin seperti sebagai sumber antioksidan, antiperadangan serta dapat meningkatkan imun tubuh.
Hal ini juga menjadi penyebab meningkatnya permintaan akan jahe saat ini di masa pandemi Covid-19. Untuk itu Ny.Putri Hariyani berharap para petani semakin meningkatkan kualitas jahenya sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar. Jahe pun di pasaran juga dikemas beragam seperti bubuk jahe yang digunakan sebagai bahan minuman dan juga dalam minyak jahe. Dengan demikian budidaya jahe menjadi sektor bisnis yang menjanjikan kedepannya.
Sementara itu pemilik lahan budidaya jahe gajah I Nengah Sutama atau yang biasa dipanggil Jero Sutama menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan budidaya jahe gajah sejak beberapa tahun lalu di atas lahan sekitar 50 are. Berbagai kendala masih dihadapi dalam budidaya jahe gajah ini antara lain harga bibit yang cenderung mahal dan mudahnya jahe terserang jamur sehingga menyebabkan gagal panen.
Untuk luasan lahan per 10 are, pihaknya mendapatkan panen jahe gajah seberat 4,5 ton. Panen jahe gajah yang sudah tua biasanya dilakukan setiap 10 bulan tetapi terkadang sesuai kebutuhan pasar jahe gajah yang masih muda banyak diminta sehingga panen dilakukan sebelum usia 10 bulan. Seusai meninjau budidaya jahe gajah, rombongan BKOW Provinsi Bali juga berkesempatan mengunjungi HATI Nya PKK Kabupaten Gianyar yang terletak di Kawasan Museum Subak Masceti.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5836 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan