Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
BPBD Klungkung: Waspada Banjir Rob di Pesisir dan Nusa Penida 9–16 Agustus
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Bali pada periode 9 hingga 16 Agustus 2025.
Klungkung, termasuk kawasan pesisir Nusa Penida, masuk dalam daftar wilayah yang perlu diwaspadai.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung telah mengambil langkah antisipatif sejak awal pekan ini.
Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima peringatan dari BMKG. Peringatan rob kali ini juga berkaitan dengan kondisi gelombang laut tinggi yang sebelumnya sudah diantisipasi.
“Seluruh pesisir selatan Klungkung memiliki potensi rob, terlebih saat ini cuaca disertai angin kencang. Biasanya setelah fase bulan purnama, kondisi ini akan mulai mereda,” jelas Widiada, Jumat (8/8/2025).
Selain wilayah daratan Klungkung, pengawasan ketat juga dilakukan di Nusa Penida. Beberapa destinasi wisata favorit wisatawan seperti Pantai Kelingking, Dream Beach, dan Devil’s Tears menjadi fokus pengamanan karena risiko gelombang tinggi dan banjir rob meningkat.
Petugas BPBD ditempatkan di lokasi-lokasi tersebut untuk memberikan peringatan langsung kepada wisatawan, terutama yang hendak berenang atau beraktivitas di area pesisir. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan laut, yang belakangan sering kali melibatkan wisatawan yang kurang memperhatikan faktor keselamatan.
“Kami minta masyarakat pesisir, termasuk nelayan, petani garam, dan buruh pelabuhan kecil agar meningkatkan kewaspadaan. Untuk wisatawan, kami imbau agar tidak memaksakan diri beraktivitas di laut saat cuaca tidak bersahabat,” tambah Widiada.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dan gelombang laut dari BMKG, serta memperhatikan imbauan dari petugas di lapangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5710 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan