Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Buruh Terancam PHK Masal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kenaikan harga BBM yang akan dinaikkan oleh pemerintah dalam waktu dekat ini diprediksikan akan membawa efek domino bagi kondisi perekonomian di Bali. Pasalnya, kenaikan BBM ini akan berdampak pada meningkatnya biaya operasional perusahaan, sehingga membuat perusahaan terpaksa mengurangi jumlah tenaga kerja alias melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Kepala Bidang Tenaga Kerja Kabupaten Jembrana, Dede Heryadhy tidak menampik jika kemungkinan PHK tersebut terjadi.
Menurutnya, PHK akan terjadi apabila perusahaan tidak bisa mencermati dampak kenaikan harga BBM tersebut. "Kami tidak ingin ada tenaga kerja di Jembrana terkena PHK masal. Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil para pemilik perusahaan untuk membahas masalah ini," ungkap Dede yang ditemui di ruang kerjanya, jumat (23/5). Apabila ternyata ada perusahaan yang melakukan PHK masal? Dede menegaskan akan memberikan sanksi kepada perusahaan bersangkutan. "Kalau nantinya ada, maka perusahaan itu akan kami berikan sanksi sesuai dengan undang-undang tenaga kerja," pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan