Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Caleg PDIP Protes Penetapan Nomor Urut
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Buntut perubahan nomor urut calon legislatif (caleg) PDIP Jembrana yang diduga hasil rekayasa oleh orang dalam semakin panjang. Rabu (27/8), 5 caleg dari daerah pemilihan Melaya dan Negara-Jembrana yang nomor urutnya tergeser bersama puluhan pendukungnya mendatangi Sekretariat DPC PDIP Jembrana dengan maksud mempertanyakan alasan digesernya nomor urut mereka sesuai SK DPP Nomor 245/KPTS/DPP/2008 tertanggal 17 Agustus.
Sayangnya keinginan mereka untuk menyampaikan aspirasinya gagal, karena tidak ada satupun pengurus DPC menemui mereka, terutama Sekretaris, I Ketut Sugiasa. Salah seorang caleg yang nomor urutnya digeser, I Ketut Sudarsana mengatakan pihaknya sangat kecewa karena mereka tidak berhasil menemui seorangpun pengurus DPC.
"Kedatangan kami ini menanyakan kepada sekretaris DPC proses sampai terbitnya SK 245 yang membuat nomor urut kami tergeser. Hal ini kami lakukan karena kami kecewa dengan keputusan itu," ungkapnya.
Lanjut Sudarsana, sebagai Sektretaris DPC, Sugiasa adalah nahkoda DPC PDIP Jembrana karena Ketua DPC AA Oka Ratmadi (Cok Rat) tinggal di Denpasar dan juga disibukkan dengan tugas-tugasnya sebagai Ketua DPD PDIP Bali.
"Kami tidak tahu kenapa sejak SK 245 itu keluar, Sugiasa tidak pernah muncul di sekretariat. Kalau dia tanggung jawab, semestinya dia ada di sekretariat," ujarnya.
Sudarsana juga mengungkapkan sebelum mendatangi DPC, pihaknya juga telah mendatangi Cok Rat di Puri Satria untuk meminta penjelasan terkait proses perubahan nomor urut tersebut. "Pak Cok Rat mengaku tidak tahu proses perubahan itu. Beliau berjanji akan memperjuangkan keinginan kami agar nomor urut kami dikembalikan lagi," jelasnya.
Selain itu pihaknya sudah mengirimkan surat keberatan ke DPP PDIP yang ditandatangani 7 pengurus DPC yakni tiga orang wakil ketua masing-masing I Putu Artha, Ni Ketut Tresnawati Bulan dan I Nengah Dhana, serta wakil sekretaris I Nyoman Tama dan I Wayan Sudarsana dan Bendahara I Wayan Sujana Raharja, bersama wakil sekretaris I Wayan Nitha.
Inti surat tersebut adalah meminta agar DPP PDIP melakukan perbaikan atau merubah keputusan nomor urut caleg atau mengembalikan nomor urut mereka sesuai hasil rapat DPC. "Kami berharap DPP bisa memenuhi permintaan kami supaya gejolak yang sudah memanas di tengah masyarakat khususnya kader dan simpatisan tidak berlanjut," ujarnya.
I Made Sukadayana, Ketua PAC Melaya yang nomor urutnya juga digeser menambahkan sebenarnya mereka menerima keputusan DPP PDIP tersebut, namun mereka protes lantaran dasar perubahan nomor urut itu tidak jelas. Lanjut Sukadayana, tuntutan mereka hanya agar nomor urut mereka dikembalikan seperti semula.
"Upaya kami mendatangi DPC dan DPD hasilnya tidak memuaskan kami, kemungkinan jalan terakhir kami akan ke DPP, kalau tidak ada hasil, jangan salahkan kami jika suara PDIP dalam pemilu nanti anjlok," tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5805 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2558 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan