Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Calya Ringsek Tabrak Bus di Gilimanuk, 2 Orang Tewas
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk KM 123-124, tepatnya di sebelah barat Mbah Temon, Lingkungan Pengumuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 05.20 WITA.
Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota Calya bernomor polisi P 1443 YE dan bus Mesion bernomor polisi DK 7626 AI. Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil Calya ringsek parah hingga kabin depan hancur.
Dua orang yang berada di dalam mobil Calya, yakni pengemudi Ahmad Imron Arrosid dan penumpangnya Zaenal Muttaqin, meninggal dunia di lokasi kejadian. Keduanya mengalami luka berat akibat benturan dalam kecelakaan tersebut.
Zaenal Muttaqin diketahui berprofesi sebagai guru. Sementara itu, pengemudi bus, I Gede Suarsana, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Bus yang dikemudikan I Gede Suarsana mengalami kerusakan pada bagian bemper depan kanan. Selain itu, kaca depan bus pecah dan pintu kanan mengalami kerusakan.
Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, membenarkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia tersebut.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil Toyota Calya dengan sebuah bus di Jalan Denpasar–Gilimanuk wilayah Kelurahan Gilimanuk. Akibat kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang mobil Calya meninggal dunia di tempat kejadian," ujar AKP Kukuh Emanuel.
Setelah menerima laporan kecelakaan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengevakuasi korban ke RSU Negara.
Mengenai penyebab pasti kecelakaan, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Polisi mengimbau pengguna Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada dini hari hingga pagi hari.
"Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada dini hari hingga pagi hari ketika kondisi jalan masih minim penerangan," tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta. Nilai kerusakan terdiri dari mobil Toyota Calya sekitar Rp40 juta dan bus sekitar Rp20 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5655 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2518 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2185 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan