Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Cok Rat Nahkodai PDIP Jembrana
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Keinginan kader lokal memimpin DPC PDIP Jembrana pasca ditinggalkan I Gede Winasa akhirnya kandas setelah turunnya Surat Keputusan (SK) DPP PDIP Nomor 02.09-A/ TAP-DPC/ DPP /VIII/2008 tertanggal 4 Agustus 2008 tentang Penyempurnaan Struktur, Komposisi dan Personalia DPC PDIP Jembrana.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris DPP PDIP masing-masing Megawati Soekarnoputri dan Pramono Anung menunjuk A.A. Ngurah Oka Ratmadi selaku Ketua DPC PDIP Jembrana sampai dengan 29 Nopember 2010.
Dengan ditetapkannya A.A. Ngurah Oka Ratmadi yang akrab disapa Cok Rat, membuat skenario kader lokal untuk merebut tampuk pimpinan DPC PDIP Jembrana berantakan.
Sebelumnya, setidaknya ada 3 kelompok yang mengusung calonnya masing-masing. 2 kelompok dari tubuh pengurus DPC sendiri dan 1 kelompok dari kader di luar struktur partai.
Muncul sinyalemen di lapangan kalau kelompok di luar struktur partai berniat akan membenturkan dua kelompok di struktur partai dengan harapan mereka dapat melenggang menempatkan jagonya di kursi pimpinan partai.
Sekretaris DPC PDIP Jembrana, Ketut Sugiasa ketika ditemui Sabtu (23/8) membenarkan terjadinya persaingan perebutan pimpinan DPC PDIP Jembrana sehingga dengan adanya SK DPP ini paling tidak satu masalah bisa teratasi.
"Saat ini kita sedang menghadapi karya besar yakni Pileg (Pemilu Legislatif) dan Pilpres. Kalau masih terjadi konflik di tubuh partai tentunya konsentrasi akan terpecah," tandasnya seraya menyetujui ditunjuknya Cok Rat memimpin DPC PDIP Jembrana.
Menurut Sugiasa, sosok kader seperti Cok Rat memang tepat memimpin partai karena selama ini Cok Rat mampu meredam setiap persoalan dan bijak dalam menyikapi berbagai persoalan.
"Kalau memimpin anak muda nantinya bisa grasa-grusu, apalagi saat ini menjelang pileg," ujar Sugiasa.
Baca juga:
PDIP Jembrana Kehilangan Separuh Kursi
Dirinya juga mengaku biarpun Cok Rat lebih banyak tinggal di Denpasar namun hal tersebut tidak menjadi persoalan.
"Di jaman sekarang kan bisa kontak lewat telepon. Selain itu, pengurus kan sudah punya tugas masing-masing sehingga tidak
harus Cok Rat yang datang ke Jembrana," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5825 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2205 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan