Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Dituding Masukkan Saksi Win-Ap Jadi Caleg PDIP
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Permainan kotor I Ketut Sugiasa, Sekretaris DPC PDIP Jembrana dalam penyusunan daftar calon legislatif (caleg) semakin kelihatan. Setelah digugat oleh 6 orang caleg yang nomornya digeser, kali ini Sugiasa dituding telah meloloskan Perbekel Dangintukadaya, I Made Sueca Antara dalam daftar calon legislatif dari PDIP. Sueca Antara adalah saksi pasangan kandidat Win-AP di Kecamatan Jembrana dalam Pilgub beberapa waktu lalu.
Dari informasi sumber Beritabali.com, Kamis (28/8) mengatakan sebenarnya nama Sueca Antara sudah dicoret pada saat rapat penentuan caleg-caleg yang akan diusulkan ke DPP karena diketahui sebagai saksi Win-AP di Kecamatan Jembrana. Namun pada kenyataannya nama Sueca Antara tetap ada dalam daftar caleg PDIP, biarpun di nomor buncit.
"Hal ini membuat para pengurus DPC dan caleg-caleg yang ikut rapat bingung, kenapa kok orang yang sudah dicoret bisa muncul dalam daftar caleg sesuai SK DPP," ujar sumber tersebut.
Lanjutnya, dari berbagai indikasi muncullah dugaan kalau hal ini merupakan rekayasa Sugiasa. "Ada kemungkinan masuknya nama Sueca Antara pada saat pengetikan nama-nama caleg di sekerariat DPC. Katanya Sugiasa yang minta agar Sueca Antara tidak dicoret," kata sumber tersebut.
Dugaan lainnya, nama Sueca Antara dimasukkan oleh Sugiasa sendiri karena hasil dapat yang diserahkan bukan yang tertulis tetapi yang tersimpan di dalam flash disk. "Diduga sebelum hasil rapat itu dicetak nama Sueca Antara dimasukan oleh Sugiasa dan hasil cetakan tersebut baru diserahkan ke DPP bukan hasil rapat sebenarnya. Buktinya hasil rapat yang sebenarnya ditemukan di Sekretariat DPC," tambahnya.
Wakil Ketua DPC PDIP Bidang Pemuda dan Olah Raga, I Putu Dwita, ketika dikonfirmasi mengatakan dirinyalah yang mengusulkan agar Sueca Antara dicoret karena terbukti jadi saksi Win-AP. "Memang saya yang mengusulkan dan usulan itu disepakati oleh rapat. Saya belum berani komentar karena belum ada bukti kuat yang mengarah kepada seseorang yang merubah hasil rapat itu," terangnya.
I Putu Artha, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, membenarkan kalau nama Sueca Antara sudah dicoret dari daftar caleg PDIP. "Itu sudah disepakati dalam rapat. Namun kok tiba-tiba muncul lagi," ujarnya. Artha mengungkapkan DPP tidak akan mungkin menyeleksi satu-persatu nama-nama caleg yang diusulkan oleh DPD dan DPC PDIP di seluruh Indonesia.
"Secara logika DPP tidak mungkin menyeleksi satu-persatu nama caleg dan tidak mungkin kenal semua caleg yang diusulkan, jadi kuat dugaan kalau nomor urut itu dirubah sebelum diusulkan ke DPP," jelasnya. Jadi dugaan kuat, lanjut Artha orang yang merubah nomor urut itu adalah Sugiasa, karena yang membawa hasil rapat DPC yang tersimpan dalam flash disk ke DPP adalah Sugiasa dan Cok Rat.
"Ketika dikonfirmasi, Pak Cok Rat juga tidak tahu siapa yang merubahnya, sehingga Sugiasalah yang diduga telah merubah nomor urut itu sebelum diserahkan ke DPP," ungkapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5805 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2558 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan