Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Ekspor Kerajinan Bangli Anjlok 50 Persen
Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Eksport kerajinan daerah Bangli anjlok hingga 50 persen. Hal ini dipicu oleh krisis ekonomi yang melanda dunia. Meski demikian, para eksportir yang selama ini mengadakan kerjasama dengan para perajin belum mengambil langkah untuk melakukan PHK.
â€Ini pukulan yang paling berat yang kami rasakan,†ungkap Dewa Gede Alit Pemilik UD Raka Rai di Desa Serokadan, Susut, Bangli ketika dimintai konfirmasinya Senin ( 13/10).
Menurut Alit, selama ini produk kerajinan yang dipasarkan ke luar negeri memang didominasi oleh pasar Amerika dan Eropa. Oleh sebab itu, ketika krisis keuangan melanda Amerika dan Eropa para ekportir ikut menjadi korban.
â€Meski konsumen yang sebelumnya telah memesan barang belum ada yang membatalkan pesanannya, namun pesanan baru hingga saat ini belum kami terima, “ ungkap Alit
Dampak lain yang juga dirasakan para ekportir adalah kelambatan pengiriman barang ke luar negeri. “ Barang kami harus menunggu cukup lama sebelum dikirim ke Amerika dan Negara Eropa,†tegasnya.
Untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar, ungkap Alit, pihaknya saat ini terpaksa mengurangi produksi hingga mencapai 50 % dari biasanya.
â€Ini kami lakukan bukan saja untuk mengurangi kerugian akibat stok barang yang masih banyak, juga untuk menghindari kemungkinan terjadinya PHK,†tegas Alit. (bgs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5645 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2182 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan