Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Empat Warga Sudaji Digigit Anjing, Sampel Otak Dikirim ke Balai Veteriner
BERITABALI.COM, BULELENG.
Empat warga Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, menjadi korban gigitan anjing pada 5 dan 6 Oktober 2026. Para korban telah mendapat penanganan medis dan vaksin anti rabies (VAR).
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, kejadian pertama berlangsung pada 5 Oktober 2026 sekitar pukul 22.00 Wita.
Saat itu, anjing milik Made Jana keluar dari pekarangan rumah karena pintu gerbang dalam kondisi terbuka. Anjing tersebut kemudian menggigit dua warga, yakni Ketut Labek (77) dan Wira Putra (27), pada bagian kaki kanan. Kedua korban saat itu tengah berjalan melewati gang di sekitar rumah pemilik anjing.
Pada 6 Oktober 2026, anjing berwarna cokelat-putih tersebut kembali menggigit warga lainnya. Dua korban yang disebutkan adalah Ketut Rinten (76) yang mengalami gigitan pada kaki kiri dan Ni Komang Tria Intan Sanjiwani (12) pada bagian betis kiri.
Keempat korban, kata Melandrat, telah dilarikan ke Puskesmas Sawan serta RSUD Giri Emas untuk mendapatkan perawatan luka dan Vaksin Anti Rabies (VAR).
"Pasca menerima laporan kasus gigitan anjing tersebut, kami langsung menerjunkan Tim Siaga Rabies (Tisira). Anjing tersebut telah dieliminasi dan diambil sampel otaknya. Sampelnya sudah dikirim ke Balai Veteriner Denpasar," jelas Melandrat.
Baca juga:
Anak Anjing Gigit Tiga Warga Jembrana
Sementara itu, Perbekel Desa Sudaji, I Made Ngurah Fajar Kurniawan mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Balai Veteriner Denpasar untuk memastikan apakah anjing tersebut terjangkit rabies atau tidak.
Selain menunggu hasil pemeriksaan, pihak desa juga menindaklanjuti laporan warga mengenai adanya anjing lain yang sempat berkelahi atau melakukan kontak dengan anjing yang menggigit warga tersebut.
"Kami telusuri anjing lain yang sempat kontak dengan anjing ini, untuk mencegah penularan rabies," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5677 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan