Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Hak Paten Untuk Kesenian Jegog
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pagelaran Pawai Budaya Nusantara, Sabtu (1/9). Pawai yang dibuka langsung oleh Menbudpar, Jero Wacik, tersebut diikuti 37 perserta yang terdiri dari 18 tim kesenian luar Bali, dan selebihnya dari beberapa kabupaten di Bali.
Dalam sambutannya, Jero Wacik, mengapresiasi positif dan mengaku salut terhadap Pemkab Jembrana karena telah memberi porsi lebih pada kesenian. Kesempatan tersebut juga digunakannya untuk memberikan saran kepada Pemkab Jembrana untuk mencarikan hak paten bagi kesenian jegog.
"Saat ini kesenian jegog telah dikenal luas, tidak hanya dalam skala nasional, melainkan juga dalam skala internasional. Karena itu perlu adanya pemberian hak paten bagi kesenian itu agar kesenian khas lokal Jembrana tidak diakui daerah lain. Ini hanya untuk jaga-jaga saja, " katanya.
Untuk mengusahakan pembangunan di segala bidang kehidupan, kebudayaan diharapkan selalu menjadi dasar dalam setiap upaya pembangunan itu sendiri. Pasalnya di segala bidang, sisi kebudayaanlah yang dianggap paling maju di Indonesia."Ini dapat dibuktikan dengan lirikan negara-negara maju terhadap kesenian Indonesia.
Jadi menurut hemat saya, pembangunan berbasiskan kebudayaanlah yang harus dilakukan demi mencapai kemajuan dan menambah daya tawar Indonesia kepada negara asing,"pungkasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan