Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Harga Air Bersih di Nusa Penida Naik 33 Persen
Nusa Penida
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pasca kenaikan harga BBM, harga air bersih di Nusa Penida mengalami kenaikan cukup tajam melebihi harga kenaikan harga BBM. Kenaikan harga air bersih di pulau ini mencapai 33 persen.
Pasca kenaikan harga BBM, kenaikan harga air ini bagi masyarakat Nusa Penida sangat memberatkan. Sebelumnya harga per tangki air isi 5.000 liter dijual Rp 75.000, sekarang menjadi Rp 100.000,- untuk jarak tempuh 3 - 5 km. Air bersih ini diambil dari pangkalannya di Desa Kutampi, Nusa Penida.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Kutampi, Nusa Penida Made Suryana, Minggu (15/6) mengatakan harga air bersih itu bisa lebih mahal kalau jarak tempuhnya lebih dari 5 km.
“Bisa lebih dari seratus ribu kalau makin jauh jarak tempuhnya. Disamping itu, tidak semua masyarakat mampu membeli air satu tangki,” jelasnya.
Menurut Made, bagi masyarakat yang mampu bisa menghabiskan air 3 tangki sebulan untuk satu keluarga. “Bagi masyarakat miskin, satu keluarga terpaksa hanya menggunakan satu tangki sebulan.” imbuhnya.
Suryana sebagai tokoh masyarakat mengharapkan BLT segera saja cair, mengingat masyarakat miskin sudah tidak mampu lagi membeli air untuk kehidupan sehari-hari, khususnya bagi masyarakat yang bermukin di daerah atas (pegunungan).
“Mungkin BLT itu tidak usah dicairkan, tetapi digunakan untuk subsidi solar kepada PDAM agar bisa menjual air lebih murah. (igs)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan