Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Imlek di Bangli Perkuat Akulturasi Budaya Bali–Tionghoa
BERITABALI.COM, BANGLI.
Perayaan Imlek di Bali, khususnya di Kabupaten Bangli, menjadi momentum penting dalam memperkuat akulturasi budaya Tionghoa dan Bali.
Harmoni dua budaya ini tercermin dari perpaduan tradisi, tempat ibadah, serta ornamen yang digunakan dalam perayaan Imlek yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Akulturasi tersebut dapat dilihat di Banjar Penaga, Desa Yangapi, Kabupaten Bangli. Warga setempat tetap menjalankan dua tradisi dan budaya, baik Hindu maupun Tionghoa, secara berdampingan. Bahkan, tempat suci berupa merajan dan konco berada dalam satu kawasan dan digunakan bersama sesuai hari besar keagamaan masing-masing.
Salah seorang warga, I Wayan Abyong, menyampaikan bahwa tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur. Ia bersama keluarga terus mempertahankan warisan budaya dengan menjalankan berbagai hari besar keagamaan, baik Hindu maupun Tionghoa, sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan terhadap leluhur.
Dalam menyambut Imlek tahun ini, berbagai persiapan telah dilakukan sejak tiga hari sebelumnya. Persiapan tersebut meliputi kegiatan bersih-bersih di konco, pemasangan lampion, serta berbagai ornamen khas Imlek. Sehari sebelum puncak perayaan, dilakukan persembahyangan untuk menyambut malam Tahun Baru Imlek.
Pada hari puncak Imlek, warga kembali melaksanakan persembahyangan, berkumpul bersama keluarga, serta berbagi angpao kepada anak-anak. Hingga kini, tercatat sekitar 50 orang rutin melakukan persembahyangan di konco dalam rangka Hari Raya Imlek. Ke depan, warga setempat berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan warisan leluhur yang telah ada.
Melalui perayaan Imlek ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan rasa kekeluargaan semakin kuat, sehingga sejarah dan kekayaan budaya yang hidup berdampingan di Bangli tetap lestari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan