Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Jalan Payang Jebol, 60% Ekonomi Masyarakat Ikutan "Ambrol"
Selasa, 3 Januari 2017,
11:17 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dampak hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli sejak beberapa pekan terakhir, terus menyebabkan sejumlah kejadian bencana alam. Bencana yang terjadi, tidak hanya pohon tumbang dan tanah longsor.
Lebih parah lagi, akses Jalan Payang yang menghubungkan Desa Batur dengan Banjar Payang, Kecamatan Kintamani juga turut ambles. Akibatnya, aktivitas perekonomian masyarakat setempat pun menjadi terhambat. Pasalnya, amblesnya sebagian ruas badan jalan tersebut telah menyebabkan kendaraan roda empat rawan untuk melewatinya. Terlebih, akses jalan tersebut berada diketinggian tebing yang curam.
Pantauan di lokasi,Senin (2/1), jalan dengan lebar enam meter ini mengalami jebol sepanjang hampir 35 meter dengan kedalaman mencapai ratusan meter. Kondisi tanah di lokasi tampak labil sehingga potensi longsor susulan semakin rawan terjadi sewaktu-waktu.
Menurut penuturan sejumlah warga, upaya untuk mencegah jebolnya jalan semakin parah pernah dilakukan dengan cara memasang kampil yang diisi tanah. Namun sayang, usaha ini sia-sia akibat terjangan air hujan dari sisi timur dan selatan jalan membuat jalan ini ambrol.
“Jalan ini tidak mampu menahan air bah, makanya langsung jebol,”ungkap warga Banjar Payang I Ketut Redana.
Sementara Kadus Payang I Kadek Sukarta saat dikonfirmasi awak media mengakui jalan tersebut telah ambrol sekitar lima hari lalu. Saat kejadian hujan di wilayah Kintamani turun deras.
Disebutkan, saat hujan deras tersebut, awalnya luapan air menerjang dan membuat Dinding Penguat Tanah (DPT) yang dibangun sekitar dua tahun lalu ambles sehingga menyebabkan seabagian badan jalan turut tergerus.
“Karena jebolnya badan jalan ini, menyebabkan sopir kendaraan roda empat tidak ada yang berani melintas. Akibatnya hampir 60 persen akonomi masyarakat kami terganggu, ” keluhnya.
Tindak lanjut dari itu, Ia meminta pemerintah cepat turun tangan untuk melakukan perbaikan agar perekonomian masyarakat kembali normal.
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5718 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026