Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Jelang Galungan, Penjualan Perlengkapan Penjor di Jembrana Melonjak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang Hari Raya Galungan, penjualan bahan dan perlengkapan penjor di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, mengalami peningkatan signifikan. Sejak beberapa hari terakhir, para pedagang diserbu pembeli yang mencari berbagai kebutuhan untuk membuat penjor.
Beragam perlengkapan yang dijual di antaranya batang bambu, janur, reringgitan sanggah penjor, sampian, kolong-kolong, lamak, omkara, hingga berbagai hiasan pelengkap lainnya.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp40 ribu per buah hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis dan tingkat kerumitan hiasan yang dipilih pembeli.
Salah seorang pedagang perlengkapan penjor di Kelurahan Baler Bale Agung, I Wayan Budiarta, mengatakan lonjakan pembeli sudah terlihat sejak Jumat lalu dan terus meningkat hingga Selasa Penampahan Galungan.
"Pembeli mulai ramai sejak hari Jumat. Menjelang Penampahan Galungan jumlahnya semakin meningkat. Banyak masyarakat yang datang mencari perlengkapan penjor untuk dipasang di rumah masing-masing," ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Menurut Budiarta, tingginya minat masyarakat membuat sebagian besar stok dagangannya hampir habis terjual. Hingga Selasa siang, sekitar 95 persen barang yang dijual telah laku dibeli konsumen.
"Kalau dibanding hari biasa tentu meningkat drastis. Sampai hari ini stok sudah terjual sekitar 95 persen," katanya.
Peningkatan penjualan tersebut turut berdampak pada pendapatan para pedagang. Pada musim Galungan tahun ini, omzet yang diperoleh mencapai puluhan juta rupiah.
Ramainya pembeli diperkirakan masih akan berlangsung hingga malam Penampahan Galungan. Banyak masyarakat memanfaatkan waktu terakhir untuk melengkapi kebutuhan penjor sebagai bagian dari tradisi menyambut Hari Raya Galungan di Bali.
Penjor sendiri merupakan salah satu simbol penting dalam perayaan Galungan yang melambangkan rasa syukur dan kemenangan Dharma melawan Adharma. Karena itu, kebutuhan perlengkapan penjor selalu mengalami peningkatan setiap menjelang Hari Raya Galungan.
Bagi para pedagang di Jembrana, momentum Galungan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga membawa berkah ekonomi melalui meningkatnya permintaan berbagai perlengkapan upacara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5664 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2520 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2186 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan