Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kasus Bunuh Diri di Bangli Masih Tinggi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kasus bunuh diri di Kabupaten Bangli masih tergolong tinggi dan menjadi persoalan serius. Bahkan, kasus tersebut sudah menyentuh kelompok usia anak-anak dan generasi muda.
Kondisi ini menuntut perhatian serta keterlibatan seluruh pihak untuk memperkuat kesehatan mental masyarakat, khususnya generasi muda.
Berdasarkan data yang ada, kasus bunuh diri di Kabupaten Bangli pada tahun 2025 tercatat mencapai 18 kasus. Sementara pada tahun 2024, jumlahnya bahkan lebih tinggi, yakni 20 kasus. Menyikapi hal tersebut, berbagai pihak di Kabupaten Bangli berkomitmen menggencarkan sosialisasi dan edukasi terkait kesehatan mental masyarakat, terutama bagi generasi muda.
Komitmen itu terungkap dalam diskusi bertajuk Memaksimalkan Layanan Kesehatan Mental dan Pencegahan Penyakit untuk Generasi Sehat dan Emas di Kabupaten Bangli yang digelar di RSUD Bangli, Rabu (18/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan bahwa di tengah kemajuan zaman, masyarakat dihadapkan pada berbagai permasalahan kehidupan. Jika mental tidak kuat, kondisi tersebut dapat berdampak pada meningkatnya kasus bunuh diri.
"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai kesehatan jiwa dan mental masyarakat, agar kasus serupa dapat dicegah sejak dini," katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Bangli dr. I Dewa Gede Oka Darsana menjelaskan bahwa kasus bunuh diri umumnya terjadi akibat rapuhnya kondisi mental seseorang dalam menghadapi masalah. Pihaknya menyatakan kesiapan RSUD Bangli untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam melakukan skrining risiko, serta pengurangan akses terhadap metode yang kerap digunakan untuk bunuh diri.
Dengan adanya deteksi dini, upaya pencegahan awal diharapkan dapat segera dilakukan. RSUD Bangli juga telah menyiapkan tenaga psikolog dan psikiater untuk turun langsung ke lapangan dalam rangka penguatan layanan kesehatan mental masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan