Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kebakaran Lahan di Jembrana Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kebakaran lahan terjadi di wilayah Jembrana pada Rabu (10/6/2026) malam. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga pada sore hari.
Kepala Danyon Yonif TP 928/BSY, Letkol Inf Oky Chandra Firmansyah, menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran bermula dari pembakaran sampah yang dilakukan sekitar pukul 17.25 Wita. Seiring berjalannya waktu, api terus membesar hingga merambat ke area lahan di sekitarnya.
Indikasi awal menunjukkan api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan masyarakat pada sore hari sekitar pukul 17.25 Wita. Pada malam hari api semakin membesar sehingga memerlukan penanganan cepat agar tidak meluas.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh Muhamad Aries Wahyudi. Melihat kobaran api semakin besar dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar, ia segera menghubungi saudaranya, Yudi, anggota Kelompok Kerja Tani Hutan (KKTH).
Baca juga:
Sehari Damkar Tangani Dua Kebakaran di Gianyar, Jalan Hanoman Ubud dan Bar ATV Singapadu Kaler
Mendapat informasi tersebut, Yudi langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran Yonif TP 928/BSY. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api menjalar ke area yang lebih luas.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kami segera menuju lokasi dan melakukan penanganan. Prioritas kami saat itu adalah mencegah api mendekati permukiman warga.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran sempat membuat warga sekitar merasa khawatir karena lokasi kejadian berada tidak jauh dari permukiman penduduk.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah. Pastikan api benar-benar padam dan tidak ditinggalkan begitu saja untuk menghindari kejadian serupa," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5664 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2520 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2186 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan